Kompas.com - 20/12/2020, 16:56 WIB
Rumah lansia Yusuf dan istrinya yang tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang di Battoa, Sulawesi Barat. KOMPAS.com/JUNAEDIRumah lansia Yusuf dan istrinya yang tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang di Battoa, Sulawesi Barat.

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Rumah lansia di Pulau Battoa, tepatnya di Dusun Lendang, Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, rusak tertimpa pohon tumbang, pada Minggu (20/12/2020) pagi. 

Pemilik rumah, lansia bernama Yusuf dan istrinya, harus dievakuasi warga dari jendela rumahnya. 

Menurut Yusuf, saat kejadian ia dan istrinya sedang membetulkan atap rumahnya yang rusak akibat angin kencang yang terjadi beberapa hari di wilayah permukiman Pulau Battoa. 

Namun kemudian pohon kelapa setinggi 40 meter roboh menimpa rumahnya, menimpa ruang tengah dan terasnya. 

Baca juga: Cerita Tetangga Teroris Lampung, Curiga 1,5 Tahun Tinggal Selalu Pakai Masker dan Jarang Bergaul

Pohon tumbang ini juga menghancurkan sejumlah perabotan dan barang berharga sehingga Yusuf mengalami kerugian beberapa juta rupiah. 

"Tiba-tiba angin kencang datang dan menumbangkan pohon kelapa tua hingga menimpa rumah," kata Yusuf kepada Kompas.com, Minggu (20/12/2020). 

Kedua lansia, Yusuf dan istrinya, menjadi syok dan ketakutan. Keduanya kemudian dievakuasi tetangganya lewat jendela rumah. 

"Beruntung saya sedang di bagian belakang rumah," tambah Yusuf. 

Baca juga: Artis TA Diduga Terlibat Prostitusi Online, Tarifnya hingga Rp 75 Juta Sekali Kencan

Warga yang prihatin dengan korban yang rumahnya rusak dan berantakan, secara swadaya bergotong royong membersihkan material batang pohon menggunakan mesin pemotong.

Untuk sementara, keluarga lansia ini mengungsi ke rumah kerabatnya.

Mereka berharap pemerintah kabupaten setempat memberi bantuan sosial untuk biaya perbaikan rumahnya.

Baca juga: Usia Hampir Seabad, Mbah Wiryo Masih Setia Bunyikan Lonceng Gereja Saban Hari

 

Bencana angin kencang dan abrasi

Dihubungi terpisah, BPBD Polewali Mandar telah melakukan pendataan terhadap korban untuk segera menyalurkan bantuan.

Data dari BPBD setempat mencatat, selain Pulau Battoa, beberapa rumah warga di wilayah lainnya juga rusak akibat cuaca buruk.

"Kami terus melakukan pendataan di berbagai lokasi terkait kerusakan akibat bencana angin dan abrasi. Rumah nenek ini termasuk yang parah karena tertimpa pohon tumbang, beruntung pemiliknya selamat,” kata Bugiman, anggota BPBD Polewali Mandar kepada Kompas.com, Minggu.  

Menurut BPBD, kondisi cuaca buruk yang berlangsung sejak tiga hari terakhir menbuat warga terutama warga pesisir pantai was-was setiap pagi, petang dan malam hari.

Pasalnya angin kencang disertai gelombang tinggi kerap menerjang kawasan permukiman warga.

Badan Meterologi dan Geofisika setempat memperkirakan kondisi cuaca buruk akan berlangsung hingga 20 Desember 2020. Dengan demikian warga dan nelayan diimbau mengurangi aktivitas di laut. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.