Kompas.com - 20/12/2020, 14:29 WIB
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago tengah menjelaskan kronologis pengungkapan prostitusi online. KOMPAS.COM/AGIE PERMADIKabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago tengah menjelaskan kronologis pengungkapan prostitusi online.

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi membebaskan TA, artis wanita yang kedapatan berduaan dengan seorang pria di salah satu hotel di Bandung.

Selebgram yang juga model diduga terlibat prostitusi online ini, diperkenankan pulang setelah menjalani pemeriksaan.

"Untuk korban inisial TA sudah kami pulangkan kemarin, sekitar pukul 18.00 WIB," kata Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Jabar, Kompol Reonald TS Simanjuntak dihubungi wartawan, Minggu (20/12/2020).

Baca juga: Diduga Terlibat Prostitusi Online, Artis TA dan Seorang Pria Diamankan dari Hotel di Bandung

Jaringan prostitusi online

Sementara tiga muncikari yang menjual TA, masih dalam pengembangan guna mengungkap jaringan prostitusi online terbesar di Indonesia ini.

Seperti diketahui, para pelaku yang memiliki perannya masing-masing ini telah beroperasi menjalankan bisnis esek-esek ini sejak tahun 2016.

"Masih didalami," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan bahwa pihaknya akan mengembangkan jaringan yang cukup luas yang dimiliki para pelaku ini.

"Ke depan akan kita kembangkan jaringan dari yang sudah kita amankan ini," ucapnya.

Baca juga: Berawal Penangkapan 4 Muncikari, Polisi Gerebek Artis TA di Bandung

Tarif kencan artis TA

Berdasarkan keteranyvan, bahwa tarif artis TA sekali kencan sebesar Rp 75 juta. "Untuk muncikari mendapat masing-masing 10 persen," ujarnya.

Hasil pengembangan para mucinkari yang tertangkap terlebih dahulu, polisi mendapati TA tengah berduaan dengan seorang pria di salah satu hotel di Kota Bandung.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari rangkaian penangkapan pelaku mucinkari ini, diantaranya laptop, rekening, kunci, kartu kredit, ATM, dan beberapa ponsel.

"Yang jadi permasalahan, yang menguatkan adalah adanya alat kontrasepsi kemudian ada pembayaran dan ada muncikari dan korbannya, nah ini rangkaian kejahatan ini sudah kita dapatkan sebagai alat buktinya," ucapnya.

Baca juga: Artis TA Diduga Terlibat Prostitusi Online, Tarifnya hingga Rp 75 Juta Sekali Kencan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X