Paslon 02 Pilkada Nunukan Tuding Banyak Pemilih Siluman, Ajukan Gugatan ke MK

Kompas.com - 20/12/2020, 13:09 WIB
Salah satu moment di rapat pleno rekapitulasi suara di KPU Nunukan Kompas.com/Ahmad DzulviqorSalah satu moment di rapat pleno rekapitulasi suara di KPU Nunukan

NUNUKAN, KOMPAS.com – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nunukan Kalimantan Utara Nomor urut 2 Danni Iskandar dan Muhammad Nasir (Damai) mengajukan gugatan sengketa Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Gugatan didasari sejumlah temuan di lapangan dengan indikasi terjadinya kecurangan oleh Paslon nomor urut 1 Asmin Laura Hafid dan Hanafiah (Amanah) yang merugikan Paslon Damai.

‘"Kita tidak akan buka secara detail materi gugatannya apa saja, tapi salah satunya adalah dugaan banyaknya pemilih siluman yang masuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTb)," ujar Muhammad Nasir, dikonfirmasi Minggu (20/12/2020).

Baca juga: Nasib Warga Perbatasan RI-Malaysia di Krayan, Tiap Hari Antre BBM Dijatah 3 Liter gara-gara Lisensi Pilot Pesawat Pengangkut BBM Habis

Nasir mengatakan, ada indikasi pemilih siluman yang dimobilisasi dengan Terstruktur, Sistematis dan Massif (TSM). Dalam berkas gugatan yang dilayangkan, setidaknya ada sekitar 351 TPS dari total 541 TPS yang diduga terjadi kecurangan.

Akibatnya, hitungan saksi dari form C1 hasil terjadi selisih, berdasarkan penetapan hasil perhitungan suara oleh termohon/KPU Nunukan, perolehan suara masing masing Paslon yaitu:

Asmin Laura – Hanafiah (Amanah) sebanyak 48.019 suara, dan Suara untuk Danni Iskandar – Muhammad Nasir (Damai) sebanyak 45.359 dari 93.387 suara sah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara berdasar penghitungan suara pemohon, Amanah mendapat suara 44.553, sementara Damai memperoleh 45.359 suara dari total 89.912 suara sah.

Baca juga: Pilkada Sumsel di 7 Kabupaten, Tiga Petahana Tumbang

Pemilih siluman

"Selisih suara disebabkan beberapa hal, salah satunya dugaan adanya pemilih tidak sah atau siluman, jadi termohon sengaja mendaftarkan orang yang tidak punya hak memilih sebagai DPTb, diduga telah dimobilisasi, tidak ada identitas atau surat keterangan dari Disdukcapil, dan tidak dicatatkan dalam formulir model C dan daftar hadir pemilih tambahan – KWK," jelas Nasir.

Dengan serangkain bukti dugaan pelanggaran yang dinilai menciderai Demokrasi tersebut, Damai memohon MK untuk mengabulkan gugatan dengan 4 cara.

 

Ajukan gugatan

Pertama, membatalkan keputusan KPU Kabupaten Nunukan Nomor : 797/PL.02.6-Kpt/6503/Kpu-Kab/XII/2020 tentang penetapan rekapitulasi hasil perhitungan suara pemilihan bupati dan wakil bupati Nunukan tahun 2020 yng diumumkan pada hari Rabu tanggal 16 Desember 2020 pukul 00.30 WITA.

Kedua, mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut 1, Asmin Laura Hafid dan Hanafiah atau menyatakan pemungutan suara ulang di 541 TPS di Kabupaten Nunukan.

Ketiga, mengurangi perolehan suara pasangan calon nomor urut 1 dengan jumlah daftar pemilih tambahan di 351 TPS, atau

Keempat, menyatakan pemilu ulang di 351 TPS yang tersebar di sejumlah kecamatan.

"Gugatan kami sudah terdaftar di Akta Pengajuan Permohonan Pemohon (AP3) Nomor : 50/PAN.MK/AP3/12/2020 pada Jumat 18 Desember 2020 pukul 21.29 WIB dan diterima Panitera MK, Muhidin SH.,M.Hum," tegasnya.

Tanggapan KPU Nunukan

Dikonfirmasi terkait gugatan Damai, Ketua Komisioner KPU Nunukan Rahman membenarkan hal tersebut.

Hanya saja, sampai hari ini, KPU Nunukan belum menerima pemberitahuan resmi dari MK sehingga belum bisa berkomentar lebih jauh.

"Memang ada gugatan ke MK, waktu saya membuka website MK, sempat melihat permohonan itu, tapi secara resmi belum ada pemberitahuan ke kita sebagai termohon," jawabnya.

Rahman menambahkan, saat ini gugatan masih dalam proses MK, yang nantinya memungkinkan terjadi perbaikan dan perubahan gugatan sengketa hasil atau selisih hasil.

"Pada prinsipnya, kami tetap mempersiapkan diri terkait dengan menjawab pertanyaan yang ditudingkan kepada KPU sebagai termohon," tegasnya.

Ada dua Paslon yang berkompetisi di Pilkada Nunukan 2020, Paslon nomor urut 1, Asmin Laura Hafid–Hanafiah (Amanah), dengan dukungan Partai Hanura (7 kursi), Golkar (2 kursi), PDI-P (2 kursi), Gerindra, Nasdem, Perindo, masing masing 1 kursi dan partai non parlemen di Nunukan, masing masing PKB dan Gelora.

Dan Paslon nomor urut 2, Danni Iskandar – Muhammad Nasir (Damai), didukung Demokrat (5 kursi), PKS (4 kursi), PBB dan PPP, masing masing 1 kursi, partai pendukung non parlemen adalah PKPI dan PAN.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X