Persiapan Kabupaten Bogor Barat Memisahkan Diri, Pemkab Bogor Kucurkan Dana Rp 25 M

Kompas.com - 20/12/2020, 11:02 WIB
Kecamatan Nanggung menjadi satu wilayah yang masuk dalam calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (DPOB) Kabupaten Bogor Barat. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANKecamatan Nanggung menjadi satu wilayah yang masuk dalam calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (DPOB) Kabupaten Bogor Barat.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Sambil menunggu dibukanya moratorium oleh pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memberi dukungan dana sebesar Rp 25 milliar untuk Daerah Persiapan Otonomi Baru (DPOB).

Suntikan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor itu akan diberikan per-tahun berturut-turut untuk jangka waktu 3 tahun, terhitung sejak pengkajian otonomi baru oleh pusat.

Pasalnya, sebagai Daerah Induk sudah seharusnya membina dan bertanggung jawab memberi kewenangan dalam menjalankan Pemerintahan Daerah Persiapan Kabupaten Bogor Barat.

"Yang jelas Rp 25 milliar itu untuk pos belanja biaya operasional lah seperti pelaksana bupati, pelaksana asisten, pelaksana kepala dinas. Nah, juga biaya belanja seperti sewa kantor, sewa mobil," kata Kasubbag Penataan Wilayah pada Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Bogor Eko Mujiarto saat dihubungi, Jumat (18/12/2020).

Baca juga: Kabupaten Bogor Barat Memisahkan Diri, 2 Kecamatan Diajukan Jadi Calon Ibu Kota

Seleksi PNS

Hal ini sejalan dengan tahap selanjutnya, yakni menyerahkan personel Pegawai Negeri Sipil (PNS), sarana dan prasarana, serta dokumen yang dibutuhkan oleh daerah persiapan sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi.

Sambil pembenahan seleksi, siapa saja yang akan dilimpahkan ke Kabupaten Bogor Barat dan siapa yang masih tetap di Kabupaten Bogor sebagai daerah induknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan perhitungan dari tim kajian, personel PNS yang akan diserahkan atau dilimpahkan sebanyak 3.898 orang terdiri dari mereka yang saat ini bertugas di Daerah Induk dan PNS yang akan bertugas pada wilayah calon daerah persiapan.

Baca juga: Perjalanan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat, Diusulkan sejak 2006, Kini Segera Terwujud

Sarana prasarana

Kemudian, sarana dan prasarana berupa aset Pemerintah Kabupaten Bogor yang berada pada calon Daerah Persiapan Kabupaten Bogor Barat dengan nilai Rp 49 milliar dalam bentuk tanah, peralatan dan mesin, bangunan dan gedung, jalan dan jaringan irigasi, dan aset tetap lainnya.

Dia menyebut, jumlah uraian biaya dukungan dana dan penyerahan personil, sarana dan prasarana serta dokumen sebagaimana yang dimaksud itu akan dilaksanakan sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi pada Maret 2021.

"Mungkin di inspektoratnya berapa orang dikirim kesana, di sekda berapa orang nanti dikirim kesana, dinas operasi terkait juga sebagian dikirim ke sana gitu. Masih bekerja di sini, cuman nanti masuk di calon daerah persiapan Bogor Barat itu," ucapnya.

"Nah begitu nanti dari pusat dan DPR RI menetapkan Bogor Barat sebagai calon daerah persiapan maka dari situ semua sudah mulai bergerak ASN-nya, semuanya dipilah-pilah untuk ke sana, ditata semua di sana," imbuh dia.

Baca juga: Wagub Jabar Dukung Pemekaran Garut Selatan, Sukabumi Selatan, dan Bogor Barat

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X