Pemprov Jabar Diminta Fokus Tangani Covid-19, Bukan Bangun Alun-alun

Kompas.com - 19/12/2020, 11:29 WIB
Kantor Gubernur Jawa Barat atau akrab disebut Gedung Sate. KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIKantor Gubernur Jawa Barat atau akrab disebut Gedung Sate.

BANDUNG, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Jawa Barat menyentil Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang justru lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur fisik ketimbang penanganan dampak pandemi Covid-19 di Jawa Barat.

Ketua DPW PKS Jabar yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Jabar, Haru Suandharu menjelaskan, RPJMD Pemerintah Provinsi Jawa Barat 2018-2023 harus ada perubahan mengingat situasi pandemi Covid-19 diprediksi masih panjang.

"Dalam APBD perubahan 2020 misalnya, Pemprov Jawa Barat masih memprioritaskan pembangunan fisik seperti alun-alun beberapa kabupaten/kota serta Command Center. Seharusnya apa yang menjadi concern Pemprov Jawa Barat saat ini seperti refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 harus dimaksimalkan," kata  Haru dalam kegiatan refleksi akhir tahun yang  digelar secara online melalui webinar zoom meeting, Jumat (18/12/2020).

Baca juga: Pemprov Jabar Resmi Larang Perayaan Tahun Baru

Haru menilai, kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini belum maksimal berpihak kepada rakyat.

Dia pun meminta agar seluruh wakil rakyat dari PKS di daerah untuk tetap mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah daerah yang tidak memihak masyarakat di masa pandemi.

"Saya berharap anggota Fraksi PKS DPRD Jabar dan DPRD di kabupaten dan kota tetap kritis, bagaimanapun fungsi DPRD tidak boleh berkurang dalam pengawasan dan pengontrolan anggaran, apalagi di saat masa pandemi in," paparnya.

Haru menyatakan, Fraksi PKS DPRD Jabar mendesak agar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali melanjutkan bantuan sosial Covid-19 di tahun 2021mendatang.

"Di Pusat berlanjut, kenapa di Jawa Barat tidak, harusnya berlanjut. Kami akan mengkritisi hal ini," ungkapnya.

Perihal anggaran pembangunan di tahun 2021, Haru mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat seolah tidak memperhatikan nasib rakyat Jawa Barat yang terdampak Pandemi Covid-19.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sama sekali tidak melakukan refocusing maksimal untuk penanganan Covid-19 di tahun 2021 mendatang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X