BERITA FOTO: Akhirnya, Orangutan Ung Aing dan Natalee Pulang ke Indonesia...

Kompas.com - 19/12/2020, 09:09 WIB
Orangutan Sumatera korban penyelundupan di Thailand hendak dipulangkan kembali ke Indonesia, di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand, Kamis (17/12/2020). Kedua orangutan bernama Ung Aing dan Natalee yang berusia 4 tahun itu merupakan korban penyelundupan para pemburu liar yang mencoba menyelundupkannya lewat Malaysia pada Juni 2017 lalu. AFP/LILLIAN SUWANRUMPHAOrangutan Sumatera korban penyelundupan di Thailand hendak dipulangkan kembali ke Indonesia, di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand, Kamis (17/12/2020). Kedua orangutan bernama Ung Aing dan Natalee yang berusia 4 tahun itu merupakan korban penyelundupan para pemburu liar yang mencoba menyelundupkannya lewat Malaysia pada Juni 2017 lalu.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Ung Aing dan Natalee, dua orangutan sumatera (Pongo abelii) korban perdagangan satwa akhirnya dipulang ke Indonesia setelah 5 tahun di Thailand.

Orangtuan berusia 6 tahun tersebut tiba di Terminal Kargo Bandara Sultan Thaha, Jambi pada Jumat (18/12/2020/2020.

Dua orangutan tersebut adalah koban perdagangan satwa. Mereka selundupkan ke Thailand saat masih berusia 1 tahun dan disita pada tahun 2016.

Saat pulang ke Indonesia, Ung Aing memiliki bobot 18 kilogram sedangkan Natalee berbobot 22 kilogram

Baca juga: 2 Orangutan yang 5 Tahun Korban Perdagangan Satwa di Thailand, Akhirnya Kembali ke Indonesia

Orangutan Sumatera korban penyelundupan di Thailand hendak dipulangkan kembali ke Indonesia, di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand, Kamis (17/12/2020). Kedua orangutan bernama Ung Aing dan Natalee yang berusia 4 tahun itu merupakan korban penyelundupan para pemburu liar yang mencoba menyelundupkannya lewat Malaysia pada Juni 2017 lalu.AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA Orangutan Sumatera korban penyelundupan di Thailand hendak dipulangkan kembali ke Indonesia, di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand, Kamis (17/12/2020). Kedua orangutan bernama Ung Aing dan Natalee yang berusia 4 tahun itu merupakan korban penyelundupan para pemburu liar yang mencoba menyelundupkannya lewat Malaysia pada Juni 2017 lalu.
Selama proses hukum, dua orangutan itu dirawat di Khao Prathap Chang Wildlife Breeding Centre, Provinsi Ratchaburi di bawah pengawasan Department of National Parks, Wildlife and Plant Conservation (DNP).

Setelah proses hukum selesai, Pemerintah Thailand menyerahkan Ung Aing dan Natalee ke Kedutaan Besar RI Bangkok. Lalu Ung Aing dan Natalee dipulangkan ke Indonesia.

Sebelum pulang, Ung Aing dan Natalee menjalani serangkaian tes fisik, laboratorium dan dinyatakan aman dari Covid-19.

Namun setelah tiba di Indonesia, dua orangutan tersebut tetap menjalani tes darah, tuberkulosis, hepatitis dan swab test untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Baca juga: 2 Orangutan yang Diselundupkan ke Thailand Dipulangkan ke Indonesia

Jalani rehabilitasi sebelum dilepasliarkan

Orangutan Sumatera korban penyelundupan di Thailand hendak dipulangkan kembali ke Indonesia, di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand, Kamis (17/12/2020). Kedua orangutan bernama Ung Aing dan Natalee yang berusia 4 tahun itu merupakan korban penyelundupan para pemburu liar yang mencoba menyelundupkannya lewat Malaysia pada Juni 2017 lalu.AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA Orangutan Sumatera korban penyelundupan di Thailand hendak dipulangkan kembali ke Indonesia, di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand, Kamis (17/12/2020). Kedua orangutan bernama Ung Aing dan Natalee yang berusia 4 tahun itu merupakan korban penyelundupan para pemburu liar yang mencoba menyelundupkannya lewat Malaysia pada Juni 2017 lalu.
Kepala BKSDA Jambi, Rahmat Saleh mengatakan, dua orangutan tersebut akan direhabilitasi di Danau Alo, Tanjung Jabung Barat.

Setelah direhabilitasi, Uang Aing dan Natalee akan dilepasliarkan di habitatnya di di kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) di Kabupaten Tebo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X