[POPULER NUSANTARA] Keluar Masuk DIY, Wajib Swab Antigen atau Tes PCR | Bus Simpatisan FPI Diminta Putar Balik

Kompas.com - 19/12/2020, 06:00 WIB
Warga melintasi mural bertema COVID-19 di kawasan Serangan, Yogyakarta, Selasa (1/12/2020). Gubernur DIY Sri Sultan HB X kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana wabah COVID-19 hingga 31 Desember 2020 menyusul naiknya kasus penularan COVID-19 di DIY. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/rwa. ANTARA FOTO/Andreas Fitri AtmokoWarga melintasi mural bertema COVID-19 di kawasan Serangan, Yogyakarta, Selasa (1/12/2020). Gubernur DIY Sri Sultan HB X kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana wabah COVID-19 hingga 31 Desember 2020 menyusul naiknya kasus penularan COVID-19 di DIY. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/rwa.

KOMPAS.com - Kebijakan Gubernur DIY Sri Sultan HB X yang mewajibkan warga menjalani tes swab antigen atau PCR juga menyita perhatian pembaca Kompas.com.

Sri Sultan beralasan, kebijakan itu sudah sesuai dengan keputusan pemerintah pusat terkait pencegahan penularan Covid-19. 

Selain itu, berita tentang bus yang mengangkut simpatisan Front Pembela Islam (FPI) diminta putar balik aparat di Serang juga menjadi sorotan. Para simpatisan itu diketahui hendak menuju ke Jakarta.

Berikut ini berita populer nusantara secara lengkap:

1. Bus simpatisan FPI diminta putar balik

Polda Banten melakukan penyekatan massa yang akan ikut aksi 1812 di gerbang tol Serang TimurDok Humas Polda Banten Polda Banten melakukan penyekatan massa yang akan ikut aksi 1812 di gerbang tol Serang Timur

Saat menggelar operasi yustisi, jajaran Polres Serang mendapati satu unit bus yang membawa simpatisan FPI Rizieq Shihab di pertigaan Cikande Asem, Kabupaten Serang, Banten.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan, saat itu petugas gabungan segera meminta bus Arimbi Jaya dengan nomor polisi B 7237 CGA untuk putar balik.

"Bus dari Lebak tujuan Jakarta, kita berikan imbauan kemudian bus kemudian melanjutkan perjalanan menuju Banten Lama sebelum kembali ke Lebak," kata Mariyono saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (18/12/2020).

Baca berita selengkapnya: Bus Pembawa Simpatisan FPI dari Serang ke Jakarta Diminta Putar Balik

2. Keluar masuk DIY harus tes PCR atau swab antigen

Sultan saat ditemui di Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan, YogyakartaKompas.com/Wisang Seto Pangaribowo Sultan saat ditemui di Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta

Sri Sultan mengatakan, tes swab antigen atau PCR digunakan untuk memutus penularan Covid-19.

Lalu, peraturan tersebut sudah berlaku secara nasional. Sehingga pihaknya harus mengikutinya.

"Sekarang peraturan pemerintah pusat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan wajib melakukan rapid test antigen atau swab test (PCR). Mau enggak mau ya harus dilaksanakan," ujar Sultan saat ditemui di Gedung Pracimasono, Kompleks Kepatihan, Jumat (18/12/2020).

Baca berita selengkapnya: Sri Sultan HB X: Ikuti Pusat, Keluar Masuk DIY Wajib Swab Antigen atau Tes PCR

3. Kata Rudy soal rumor jadi Mensos

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo di Solo, Jawa Tengah, Kamis (26/11/2020).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo di Solo, Jawa Tengah, Kamis (26/11/2020).

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menggangap rumor dirinya menjadi salah satu kandidat mengisi posisi Menteri Sosial (Mensos) hanyalah perbincangan di media sosial.

Rudy sapaan akrab Wali Kota Solo itu justru mengatakan, hingga saat ini tak ada yang menelepon dirinya soal jabatan itu.

"Tidak ada telepon. Tidak ada yang menelepon saya," kata Rudy di Solo, Jawa Tengah, Jumat (18/12/2020).

Baca berita selengkapnya: Rumor Ditawari Posisi Mensos, Wali Kota Solo: Antara Siap dan Tidak

4. BBM langka membuat hidup warga Krayan semakin sulit

Suasana antrean panjang warga Krayan untuk mendapat 3 liter BBM, kondisi ini terjadi sejak dua pekan belakangan, visa pilot pengangkut BBM habis sehingga pesawat suplay digantikan dengan armada lebih kecil (Istimewa)Kompas.com/Ahmad Dzulviqor Suasana antrean panjang warga Krayan untuk mendapat 3 liter BBM, kondisi ini terjadi sejak dua pekan belakangan, visa pilot pengangkut BBM habis sehingga pesawat suplay digantikan dengan armada lebih kecil (Istimewa)

Kondisi kelangkaan BBM di Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara yang beada di perbatasan Ri-Malaysia tengah jadi sorotan.

Warga terpaksa mengantre sejak pagi dan berlangsung berjam-jam untuk medapatkan BBM.

Salah satu tokoh masyarakat adat Dayak Lundayeh, sekaligus anggota DPRD Nunukan daerah pemilihan Krayan, Welson, mengatakan, pemandangan ini menjadi sebuah gambaran masih terisolasinya Krayan.

"Sekarang semua sulit, jalanan hancur karena musim hujan. Kita susah dapat kebutuhan pokok, ini lagi nambah satu masalah lagi, BBM langka. Tiap hari masyarakat antre sampai panjang sekali antrean," ujarnya, Jumat (18/12/2020).

Baca berita selengkapnya: Nasib Warga Perbatasan RI-Malaysia di Krayan, Tiap Hari Antre BBM Dijatah 3 Liter gara-gara Lisensi Pilot Pesawat Pengangkut BBM Habis

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.