Laporkan Kasus Pelecehan Seksual, Jurnalis Perempuan Ini Didukung Aktivis hingga Baiq Nuril

Kompas.com - 18/12/2020, 16:57 WIB
Aktivis Koalisi Anti Kekerasan Terhadp Perempuan NTB, membawa poster saat mendatangi Polres Lombok Utara, Kamis (17/12/2020) mereka mendesak aparat kepolisian serius menangani kasus kekerasan terhadap jurnalis perempuan, korban pelecehan di Lombok Utra. FITRI RAktivis Koalisi Anti Kekerasan Terhadp Perempuan NTB, membawa poster saat mendatangi Polres Lombok Utara, Kamis (17/12/2020) mereka mendesak aparat kepolisian serius menangani kasus kekerasan terhadap jurnalis perempuan, korban pelecehan di Lombok Utra.

LOMBOK UTARA, KOMPAS.com - Kasus pelecehan seksual yang dialami DW (23), seorang jurnalis media daring di Lombok Utara, mendapat perhatian aktivis perempuan di Nusa Tenggara Barat.

DW menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan S (25), warga Kecamatan Tanjung, Lombok Utara.

Jurnalis perempuan itu menceritakan, pelecehan seksual itersebut terjadi saat dirinya berolahraga di Jalan Nyiuh Bubut, Desa Tegal Maja, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, pada 18 November 2020.

"Saya sedang lari sore, pelaku awalnya mengikuti saya pakai motor, mendekati dan kemudian menyentuh bagian dada saya, saya kaget dan tidak terima hal itu, tapi di lokasi jalan sepi," kata DW kepada Kompas.com di Mataram, Kamis (17/12/2020).

DW telah melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual itu. Saat membuat laporan, ia mengaku ditanya terkait kelemahan kasusnya.

Baca juga: Belasan Ternak Kambing Mati Misterius, Ada Bekas Gigitan di Leher dan Organ yang Hilang

"Saya juga menanyakan pada penyidik ketika laporan saya hanya ditanggapi dengan Pasal 281 KUHP, bukan pasal 289, karena ada sentuhan fisik," kata DW.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keberanian DW melaporkan kasus dugaan pelecehan itu mendapat dukungan dari sejumlah aktivis perempuan, organisasi jurnalis yang tergabung dalam Koalisi Perempuan Anti-kekerasan NTB, dan Baiq Nuril Maknun yang pernah mengalami kasus pelecahan seksual.

Mereka melakukan aksi di Mapolres Lobok Utara pada Kamis (17/12/2020).

Rombongan itu membawa poster sebagai bentuk dukungan kepada DW. Sejumlah narasi dukungan dan kecaman terhadap tindakan kekerasan terhadap perempuan tertulis di poster itu.

DW mengaku mendapat tekanan dari keluarga pelaku. Keluarga pelaku mendatangi DW dan mengupayakan damai.

Tetapi, DW menolak karena pelecahan yang dialaminya menimbulkan trauma. Korban pun lega mendapatkan banyak dukungan dari sejumlah pihak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X