Seorang Kakek Cabuli Bocah Berusia 11 Tahun di Rumah Kosong, Aksinya Ketahuan Warga

Kompas.com - 16/12/2020, 20:38 WIB
Ilustrasi ISTOCKIlustrasi

BIMA, KOMPAS.com - Seorang kakek berinisial HS (75) tega mencabuli bocah perempuan berinisial MM (11), warga Desa Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Subbagian Humas Polres Bima Kota Ipda Ridwan mengatakan, pelaku mencabuli korban di sebuah rumah kosong.

"Dugaan perbuatan cabul dan persetubuhan anak di bawah umur ini terjadi pada Senin (14/12/2020)," ungkap Ipda Ridwan saat dihubungi Kompas.com, Rabu (16/12) malam.

Peristiwa itu terjadi ketika korban sedang bermain di depan rumah tetangganya. Saat itu, pelaku menghampiri korban.

Pelaku yang telah mengenal korban langsung mengajak bocah berusia 11 tahun itu ke sebuah rumah kosong. Rumah kosong itu milik pelaku.

Baca juga: Wakil KSAD Herman Asaribab Dimakamkan, Letjen Ali Bogra: Kita Kehilangan Salah Satu Putra Terbaik...

"Di rumah kosong itulah, pelaku melancarkan aksi bejatnya," ungkap Ipda Ridwan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ridwan menjelaskan, kasus itu terungkap setelah pelaku ketahuan oleh warga sekitar.

Awalnya, salah satu saksi curiga melihat ada aktivitas di rumah pelaku yang biasanya kosong karena baru selesai dibangun.

Warga itu menghampiri rumah tersebut dan mengetuk pintu yang terkunci.

Pelaku enggan membuka pintu. Kakek itu bahkan tak menyahut saat rumah tersebut diketuk.

"Setelah didesak, barulah HS membuka pintu," ujar Ridwan.

 

Setelah dibuka, saksi melihat HS dan MM di rumah tersebut. Ia curiga HS melakukan hal tak senonoh kepada bocah itu.

Warga itu membawa mereka berdua ke rumah kepala desa. Setelah diinterogasi sejumlah warga, Hs akhirnya mengaku telah mencabuli korban.

Aksi pencabulan ternyata telah dilakukan lebih dari satu kali di lokasi dan waktu yang berbeda.

Baca juga: Setelah Membunuh, Para Pelaku Foto Bersama Jasad Korban, Mereka Edarkan untuk Teror Warga

"Pelaku mengakui kalau perbuatanya tersebut sudah sampai empat kali di waktu yang berbeda," kata Ipda Ridwan.

Mengetahui peristiwa itu, warga lain mulai mendatangi rumah kepala desa. Polisi pun turun untuk mengamankan pelaku agar tak terjadi aksi main hakim sendiri.

Kakek berusia 75 tahun itu dibawa ke Mapolres Bima Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani unit PPA," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X