Pemkot Solo Batal Jemput Pemudik di Bandara, Stasiun, dan Terminal Saat Libur Akhir Tahun

Kompas.com - 16/12/2020, 18:08 WIB
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

SOLO, KOMPAS.com- Pemerintah Kota Solo, Jawa Tengah, membatalkan rencana menjemput pemudik pada libur akhir tahun 2020 di terminal, stasiun, dan bandara, untuk kemudian dikarantina.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menilai penjemputan di akses masuk Solo itu tidak efektif.

Pemudik yang pulang ke Solo pada libur akhir tahun hanya diwajibkan melapor ke RT/RW.

"Pemudik itu kalau sudah melapor RT/RW, Jogo Tonggo itu akan melapor ke petugas Satgas Covid-19 kita jemput dikarantina di Solo Technopark," katanya kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Ganjar Minta Warganya Tak Mudik Saat Libur Akhir Tahun

"Penjagaan (di stasiun, bandara dan terminal) tidak efektif. Karena yang banyak luar kota semua yang pulang itu. Jadi kemarin yang dari Pati turun di Adi Soemarmo langsung pulang ke Pati. Sama yang mau pulang ke Wonogiri langsung ke Wonogiri," sambungnya.

Terkait dasar hukum untuk karantina pemudik, katanya masih dilakukan pembahasan.

Rencananya karantina selama 14 hari bagi pemudik yang nekat pulang ke Solo akan dimulai pada Sabtu (19/12/2020).

"Jadi kita tidak melakukan penjemputan di terminal, stasiun maupun di bandara. Kalau ada yang menyanggah izinnya wisata Jogo Tonggo kompak sekarang," terangnya.

Baca juga: Keuskupan Agung Jakarta Imbau Umat Katolik Tidak Mudik atau Berlibur

Rudy juga menyatakan wisatawan yang datang untuk liburan ke Solo masih diperbolehkan dan tidak akan dikarantina.

Rudy punya alasan mengapa pemudik yang pulang ke Solo tetap dikarantina, sedangkan wisatawan tidak.

"Kalau mudik tidurnya di keluarga kok (rumah). Kalau wisata tidurnya pasti di hotel. Bedanya di situ," katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X