Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Real Count KPU Pilkada Kabupaten Grobogan Data 100 Persen, Calon Tunggal Unggul 86,2 Persen

Kompas.com - 16/12/2020, 14:35 WIB
Puthut Dwi Putranto Nugroho,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

GROBOGAN, KOMPAS.com- Pasangan calon tunggal Sri Sumarni-Bambang Pujiyanto sisihkan kotak kosong di Pilkada Grobogan, Jawa Tengah, merujuk penghitungan suara real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tuntas 100 persen atau dari total 2.971 TPS.

Berdasarkan hasil real count yang ditampilkan di situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu (16/12/2020), pasangan yang diusung oleh PDI-P ini memperoleh total suara 594.197 atau 86,2 persen.

Sementara kolom kosong hanya mengantongi 94.752 suara atau 13,8 persen.

Baca juga: Real Count KPU Pilkada Melawi Data 100 Persen: Dadi-Kluisen Ungguli Petahana

Ketua KPU Kabupaten Grobogan, Agung Sutopo, menyampaikan, perolehan suara paslon Sri-Bambang yang melawan kolom kosong unggul di seluruh Kecamatan atau 19 Kecamatan dari hasil real count.

Adapun suara terbanyak yaitu di Kecamatan Purwodadi dengan perolehan suara 50.352 dan menyusul kemudian 50.288 suara di Kecamatan Toroh.

"Paslon Sri Sumarni-Bambang Pujiyanto unggul di seluruh kecamatan melawan kotak kosong," terang Agung saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Rabu (16/12/2020).

Sekadar diketahui  Sri Sumarni sendiri merupakan Bupati Grobogan petahana yang kembali mencalonkan diri diusung oleh PDI-P.

Kali ini ia berpasangan dengan seorang dokter, Bambang Pujiyanto, mantan Direktur RSUD dr R Soedjati Soemodiardjo Purwodadi, Grobogan.

Baca juga: Jembatan Penghubung Kabupaten Grobogan dan Boyolali Ambrol, Warga Putar Arah hingga 10 Km

Di awal pencalonan duet keduanya mendapatkan dukungan dari mayoritas partai politik hingga berujung tak muncul kompetitor.

Update hasil penghitungan suara riil atau real count melalui website KPU atau Sirekap tidak bisa menjadi dasar penentuan pemenang Pilkada 2020.

Penentuan pemenang tetap didasarkan pada pengumuman KPU berdasarkan hasil rekapitulasi manual KPU yang dilakukan secara berjenjang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com