Kompas.com - 16/12/2020, 12:57 WIB
Sunset di Bandara Ngurah Rai Shutterstock/I Gede Arya Wisnu KarsanaSunset di Bandara Ngurah Rai

DENPASAR, KOMPAS.com - Wisatawan yang ke Bali wajib menunjukan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR minimal dua hari sebelum keberangkatan.

Kebijakan ini membuat sejumlah pelaku pariwisata kecewa.

Sebab, kebijakan ini dirasa mendadak dan membuat calon wisatawan yang sebelumnya hendak ke Bali membatalkan kunjungannya.

"Kalau kami pasti kecewa karena keluarnya mendadak, terus masalah cancel sudah pasti yang sendiri 80 persen cancel dan pindah ke daerah lain, misal Lombok," kata Ketua United Bali Driver (UBD) Made Yogi Anantawijaya (35), saat dihubungi, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Syarat Masuk Bali Terbaru untuk Libur Natal dan Tahun Baru, Tes PCR untuk Perjalanan Udara

Yogi mengatakan, hampir seluruh anggota persatuan sopir pariwisata yang beranggotakan 500 orang ini mengeluh karena banyak yang batal.

Padahal, momen libur tahun baru ini seperti memberikan setitik harapan di tengah lesunya pariwisata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, hampir delapan bulan terakhir pariwisata di Bali mati suri dan hampir seluruh anggotanya banyak yang menganggur.

"Hampir semua mengatakam cancel karena ini ada harapan mengais rezeki tapi dicancel," kata dia.

Menurutnya, dengan mewajibkan tes swab PCR membuat wisatawan domestik berpikir ulang untuk liburan ke Bali karena ada tambahan biaya.

Ia berharap, pemerintah kembali membuka Bali seperti biasa dengan syarat protokol kesehatan yang ketat.

Hal yang sama diungkapkan oleh Ketua DPD Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali Yoga Iswara.

Menurutnya, kebijakan itu membuat banyak terjadi pembatalan pesanan oleh wisatawan kepada hotel-hotel yang ada di Bali.

Saat ini, pihaknya masih menghitung jumlah pembatalan yang terjadi.

"Jadi, memang sudah banyak mendapatkan cancelation dan komplain juga dari tamu yang akan menginap di Bali. Memang situasinya sulit sekali," kata dia.

Menurutnya, belakangan ini kondisi tingkat hunian hotel di Bali sudah perlahan membaik meski belum pulih sepenuhnya.

Pada dua pekan bulan Desember ini, tingkat hunian sudah di angka 40 hingga 60 persen.

"Kami berharap pemerintah bisa memberikan sebuah komunikasi yang lebih terbuka. Kalau seperti ini tamu dan pelaku industri juga panik, walaupun saya mendengar ini untuk alasan yang lebih besar lagi," kata dia.

Baca juga: Real Count KPU 100 Persen, Ini Paslon yang Unggul di 5 Daerah Bali

Ia berharap, kebijakan semacam ini harus dikomunikasikan lebih baik dan tidak mendadak.

Apalagi, Bali telah menerapkan protokol kesehatan ketat atau CHSE (cleanliness, health, safety & environment sustainability) bagi pelaku pariwisata.

"Jadi, harusnya kebijakan ini jangan disamaratakan dengan daerah lain, sebenarnya Bali sudah siap dari sisi pariwisatanya," kata dia.

Ia menambahkan, kesehatan memang penting, namun harus seiring dengan berjalannya ekonomi.

"Jadi, keduanya harus bisa berdampingan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan," ungkap dia.

Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster tetap yakin Bali tak akan sepi meski ada kebijakan tes swab PCR bagi pelaku perjalanan udara.

Hal ini menurutnya untuk membangun kepercayaan Bali sebagai daerah wisata yang aman Covid-19.

"Saya kira tidak (sepi), justru ini membangun kepercayaan, karena dengan demikian risiko penularan covid bisa kita kelola dengan baik," kata Koster di rumah dinas, Gedung Jayashaba, Denpasar, Selasa (15/12/2020).

Baca juga: Syarat Masuk Bali Diperketat, Jumlah Wisatawan yang Datang Bakal Menurun

Sebagaimana diketahui, ada sejumlah syarat bagi wisatawan domestik yang harus dipenuhi sebelum mengunjungi Bali.

Hal ini untuk menghindari penularan Covid-19.

Salah satunya jika menggunakan transportasi udara, wajib menunjukan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR minimal dua hari sebelum keberangkatan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.