Polisi Temukan Pola Penyerangan Pos Polisi di Makassar dan Gowa

Kompas.com - 15/12/2020, 18:21 WIB
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana saat diwawancara wartawan di Mapolrestabes Makassar, Selasa (15/12/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANKapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana saat diwawancara wartawan di Mapolrestabes Makassar, Selasa (15/12/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com- Polisi terus menyelidiki pelemparan benda yang diduga bom molotov di pos polisi di pertigaan Jalan A.P. Pettarani - Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Minggu (13/12/2020) dini hari.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana mengatakan pelemparan benda yang menghanguskan tembok pos polisi di Makassar terjadi tidak lama setelah penyerangan pos polisi di Kabupaten Gowa.

Meski demikian, Witnu belum ingin memastikan apakah pelaku penyerangan pos polisi di Gowa sama dengan pelaku penyerangan di Makassar.

"Kita melihat pola waktu, modus, dan alat yang digunakan ini semua memiliki kesamaan dari mulai terjadi di Gowa kemudian Makassar," ujar Witnu saat diwawancara wartawan di Mapolrestabes Makassar, Selasa (15/12/2020) sore.

Baca juga: Real Count KPU Pilkada Makassar Data 98,71 Persen, Danny-Fatma Unggul

Witnu menyebut, sudah menelusuri jejak-jejak digital untuk mencari keberadaan pelaku.

Dari hasil rekaman CCTV yang diperiksa, penyerang pos polisi itu ada satu orang. 

Begitu pun dengan sidik jari yang ditemukan, kata Witnu, sejauh ini masih ada satu sidik jari.

Namun Witnu tidak ingin memastikan apakah penyerangan pos polisi itu dilakukan pelaku tunggal.

"Dari informasi yang kita dapatkan, aksi ini dilakukan oleh satu orang dari rekaman CCTV tapi tidak tertutup kemungkinan hasil pengembangan kita nanti pelaku lebih dari satu," tutur Witnu.

Baca juga: Pelempar Bom Molotov ke Pos Polisi di Makassar Terekam CCTV, Pelaku Lebih 2 Orang

Sejauh ini sudah ada empat warga yang diperiksa terkait penyerangan ini.

Meski penyerangan pos polisi ini sudah dilakukan lebih dari satu kali, tetapi Witnu enggan menyebut peristiwa ini sebagai teror terhadap institusi kepolisian.

"Bukan. Ini hanya merupakan upaya gangguan keamanan saja," tegas dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X