Kompas.com - 15/12/2020, 13:07 WIB
Tangkapan layar video viral seekor Owa Ungko sedang dimainkan dengan anjing yang divideokan oleh Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko beberapa waktu lalu. Dok. IstimewaTangkapan layar video viral seekor Owa Ungko sedang dimainkan dengan anjing yang divideokan oleh Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko beberapa waktu lalu.

 

Selanjutnya, karena kondisi owa tidak sehat, Kapolres Pelalawan memerintahkan ajudannya untuk membawa owa ungko ke dokter hewan agar diperiksa kesehatannya.

"Setelah dicek, ternyata owa ini ada luka di tangan dan pahanya, serta mengalami diare. Kemudian diberikan obat agar owa sembuh kembali," sebut Sunarto.

Usai diobati, owa itu dibawa kembali ke kediaman Kapolres Pelalawan.

Namun, kondisi owa belum tampak stabil.

Selama empat hari setelah itu, Kapolres menyuruh ajudannya untuk membawa owa kembali ke dokter hewan yang lain.

Saat itu, owa diberikan obat dan vitamin.

Selama merawat owa, menurut Sunarto, Kapolres Pelalawan berusaha memulihkan kondisi owa dengan cara diajak bermain bersama seekor anjing.

Kapolres Pelalawan juga merekam video saat owa dimainkan bersama anjing tersebut.

Lalu, pada Sabtu (5/12/2020), menurut Sunarto, owa itu akhirnya mati dan dikuburkan.

Sunarto mengakui bahwa ada salah persepsi tentang video owa yang mati tersebut.

Sejumlah netizen beranggapan bahwa owa mati setelah diadu dengan anjing.

"Dalam video yang beredar itu, sebenarnya bagian dari upaya Kapolres Pelalawan memulihkan psikis hewan dan membantu kesembuhannya. Jadi, perlu saya luruskan bahwa hewan owa itu mati bukan karena setelah diadu sama anjing. Kita juga tidak tahu entah siapa yang berpersepsi seperti itu," kata Sunarto.

"Jadi sudah clear, ya. Masalah ini kita juga tidak melakukan pemanggilan terhadap Kapolres Pelalawan," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.