Pengadilan Negeri Malang Ditutup Setelah 20 Pegawai Positif Corona, Layanan Persidangan Ditunda

Kompas.com - 15/12/2020, 12:47 WIB
Suasana di Pengadilan Negeri Kelas 1A Malang saat ditutup akibat Covid-19, Selasa (15/12/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKSuasana di Pengadilan Negeri Kelas 1A Malang saat ditutup akibat Covid-19, Selasa (15/12/2020).

MALANG, KOMPAS.com - Pengadilan Negeri Malang Kelas 1A Kota Malang ditutup akibat 20 karyawan di dalamnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Gedung itu sudah disterilisasi. Di pintu masuk gedung tertempel pengumuman bahwa gedung tersebut ditutup akibat Covid-19.

Sidang tatap muka dan pelayanan peradilan lainnya ditiadakan untuk sementara.

Kecuali layanan yang tidak bisa ditinggalkan seperti perpanjangan penahanan, pengajuan banding dan PK.

Baca juga: Menangis Saat Mantan Datang di Pernikahan, Pengantin Perempuan: Saya Tidak Sadar, Saya Khilaf

Humas Pengadilan Negeri Malang, Juanto mengatakan, gedung pengadilan itu ditutup sejak Senin (14/12/2020) kemarin. Penutupan akan berlangsung hingga Jumat (18/12/2020).

"Untuk PN Malang sesuai dengan pengumuman yang tertempel di kantor kami, PN Malang ditutup mulai kemarin sampai Jumat besok berkaitan dengan adanya karyawan kami, karyawan dari PN Malang yang terpapar Covid-19," kata Juanto, saat diwawancara di kompleks PN Malang, Selasa (15/12/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Juanto mengatakan, ada sekitar 20 karyawan di PN Malang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Mereka terdiri dari karyawan di bagian perdata, bagian pidana, kesekretariatan, penjaga kantin dan penjaga koperasi.

 

Mereka terkonfirmasi positif berdasarkan hasil tes swab yang dilaksanakan pada Kamis (10/12/2020) dan Jumat (11/12/2020).

Ketika itu, sekitar 90 orang yang terdiri dari seluruh karyawan yang ada dilingkungan PN Malang dites swab.

"Dari hasil swab yang dilaksanakan pada hari Kamis dan hari Jumat kemarin. Hasilnya keluar pada hari Minggu dan ternyata yang positif kurang lebih 20 orang. Maka pimpinan dengan berkoordinasi dengan Ketua Pengadilan Tinggi melakukan penutupan kegiatan kantor mulai hari Senin kemarin sampai rencananya hari Jumat besok," ujar dia.

Baca juga: Cerita Wali Kota Malang Melawan Covid-19, Alami Pembengkakan Jantung dan Sulit Bernapas

Akibat penutupan itu, seluruh pelayanan persidangan ditunda. Kecuali layanan perpanjangan penahanan, pengajuan banding dan PK.

"Layanan yang berkaitan dengan persidangan kami tunda semuanya. Itu dikembalikan lagi kepada majelis masing-masing, diberi kebebasan untuk menunda dengan manajemennya," kata dia.

"Sedangkan yang berkaitan dengan pelayanan yang tidak bisa ditinggalkan, misalnya untuk perpanjangan penahanan. Untuk upaya hukum banding, PK masih tetap dilaksanakan. Pimpinan kami menunjuk karyawan yang piket ada di PTSP kami," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X