Sempat Diperbolehkan, Wisuda Tatap Muka di Kota Malang Kembali Dilarang

Kompas.com - 14/12/2020, 09:14 WIB
Ilustrasi Wisuda ShutterstockIlustrasi Wisuda

MALANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Malang kembali melarang pelaksanaan wisuda di kampus.

Larangan itu terkait dengan tambahan kasus Covid-19 di Kota Malang yang meningkat drastis sejak seminggu terakhir.

Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang nomor 30 tahun 2020.

Dalam SE yang dikeluarkan pada tanggal 10 Desember 2020 itu tertuang klausul bahwa seluruh perguruan tinggi di Kota Malang dilarang melaksanakan kegiatan wisuda secara langsung untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Malang, Nur Widianto mengatakan, larangan pelaksanaan wisuda di kampus itu akan dievaluasi seiring dengan perkembangan kasus Covid-19.

Baca juga: Pemkot Malang Izinkan Kampus Gelar Acara Wisuda

"SE tidak menyebut batas waktu, akan dievaluasi dengan mempertimbangkan perkembangan kasus yang ada," kata Nur Widianto, melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Minggu (13/12/2020).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Belum lama ini, Pemerintah Kota Malang mengeluarkan pernyataan yang mengizinkan kampus untuk menggelar wisuda dengan standar protokol kesehatan.

Humas Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Mu'arif saat itu mengatakan, penyelenggara wisuda harus memberikan surat pemberitahuan terlebih dahulu kepada Ketua Satgas Covid-19 yang tidak lain adalah Wali Kota Malang.

"Sehingga nanti evaluasi dari rincian ini akan memberikan rekomendasi kepada yang bersangkutan bisa dilaksanakan dengan catatan atau tidak bisa dilaksanakan," kata Husnul saat diwawancara di gedung DPRD Kota Malang pada Senin (23/11/2020).

Peringati kampus yang gelar wisuda

Sementara itu, Tim Gabungan Penegakan Disiplin Protokol Covid-19 yang terdiri dari Satpol PP Kota Malang, Polresta Malang Kota dan Kodim 0833 Kota Malang memberikan peringatan kepada pihak Universitas Merdeka (Unmer) Malang karena menggelar wisuda secara tatap muka.

Wisuda itu berlangsung selama dua hari dengan durasi waktu pelaksanaan yang cepat.

Yakni pada kemarin, Sabtu (12/12/2020) dan hari ini, Minggu (13/12/2020). Pelaksanaan wisuda hanya berlangsung hingga pukul 09.00 WIB.

Meski begitu, pihak Unmer Malang dinilai telah mengabaikan SE Wali Kota Malang Nomor 30 Tahun 2020 yang melarang pelaksanaan wisuda secara langsung.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X