Kompas.com - 13/12/2020, 18:26 WIB
Ilustrasi Covid-19 SHUTTERSTOCKIlustrasi Covid-19

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Setelah beberapa bulan bertahan di zona hijau, Banjarmasin kini kembali berstatus zona merah Covid-19.

Status zona merah didapatkan setelah terjadi lonjakan kasus Covid-19 dalam lima hari terakhir.

Bahkan, lonjakan kasus itu membuat dua kelurahan di Banjarmasin masuk dalam pengawasan ketat Dinas Kesehatan Banjarmasin.

Baca juga: Banyumas Tak Lagi Zona Merah, Tempat Wisata Baturraden Kembali Dibuka

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi menuding rendahnya kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan menjadi penyebab melonjaknya kasus Covid-19.

"Peningkatan terjadi dalam lima hari terakhir ini saja, 6 hingga 12 Desember lebih disebabkan karena kedisiplinan protokol kesehatan yang menurun," ujar Machli Riyadi kepada wartawan, Minggu (13/12/2020) sore.

Selain menuding kurangnya disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, Machli juga mengatakan jika lonjakan kasus terjadi akibat munculnya klaster keluarga.

"Masa inkubasi itu enam sampai dengan 14 hari sehingga analisa secara epidemiologi kita bisa melihat 14 hari ke belakang dan terjadinya pada klaster keluarga sehingga lebih disebabkan karena disiplin pada tingkat keluarga," katanya.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Jambi Selama Kampanye Meningkat, 4 Daerah Jadi Zona Merah

Dikatakan Machli, untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 gelombang kedua di Kota Banjarmasin, dia mengimbau agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Kami mengimbau agar masyarakat disiplin menggunakan masker yang sesuai dengan standar, boleh menggunakan masker kain tiga lapis atau masker medis yang dijual," tegasnya.

Dari data yang diterima, Banjarmasin kini memiliki 3.760 kasus Covid-19 dengan 71 diantaranya kasus aktif.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X