Kompas.com - 13/12/2020, 17:50 WIB
Ilustrasi penculikan anak. SHUTTERSTOCKIlustrasi penculikan anak.

KOMPAS.com - Kasus dugaan penculikan dua bocah perempuan, MR (8) dan ALA (7) di Tegal akhirnya terungkap.

Terduga pelakunya berinisial N (26). Pelaku ternyata sudah kenal dengan keluarga korban.

Baca juga: 2 Bocah Asal Tegal Diculik, Ditemukan Dalam Kondisi Lemas di Cirebon

Warga Batang, Jawa Tengah

Ilustrasi penculikan gadis di bawah umurHANDOUT Ilustrasi penculikan gadis di bawah umur
Polisi kini telah menangkap pelaku N. N adalah warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Polisi menahan N untuk menjalani pemeriksaan.

Kasus N ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tegal Kota.

Baca juga: Penculik 2 Bocah Perempuan di Tegal Ternyata Pernah Ditolong Keluarga Korban

Pernah ditolong keluarga korban

IlustrasiThinkstockphotos.com Ilustrasi
Ternyata N sudah lama kenal keluarga korban dan dianggap selayaknya saudara sendiri.

Salah satu anak T pernah menolong N yang terlantar di pinggir jalan pada 2017.

N dibawa pulang ke rumah dan tinggal bersama dalam beberapa waktu.

"Tiga tahun lalu pernah ditolong anak saya dan pernah tinggal sementara di sini," kata T saat ditemui di kediamannya, Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Sabtu (12/12/2020).

Baca juga: Terpapar Covid-19 Saat Hamil 7 Bulan, Dokter Novita dan Janinnya Meninggal

 

Ilustrasi penculikanKompas Ilustrasi penculikan
Kembali datang dan diduga menculik

Rabu (9/12/2020), N kembali mengunjungi nenek korban, T dengan alasan bersilaturahmi.

T selama ini yang mengasuh MR dan ALA karena orangtua mereka bercerai.

Saat itu, T mempersilakan N menginap di rumahnya semalam.

Keesokan harinya, pelaku dimintai tolong T untuk membeli balsem.

N menuju warung bersama kedua korban.

"Hari Kamis pagi saya suruh N beli balsem di warung. Karena tak tahu lokasinya, dua cucu saya menemani ke warung," kata T

Namun seharian N bersama dua cucunya tak pulang-pulang sehingga T melapor ke kepolisian.

Baca juga: Kesaksian Nenek 2 Bocah Korban Penculikan: Sejak Bayi Saya Asuh, Orangtuanya Bercerai

Korban ditemukan lemas

Kedua korban akhirnya ditemukan di tepi jalan Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (11/12/2020) malam.

Kondisi korban sudah lemas diduga disuruh menggembel oleh pelaku.

Keduanya diantar polisi sampai ke rumah T pada Sabtu (12/12/2020).

Polisi pun kemudian bergerak untuk menangkap N.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Tegal, Tresno Setiadi | Editor : Abba Gabrillin)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X