KPU Cianjur Gelar Pemungutan Suara Ulang di 2 TPS

Kompas.com - 13/12/2020, 14:41 WIB
Seorang petugas KPPS di Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tengah mengecek suhu tubuh warga yang hendak menyalurkan hak pilihnya dalam pemungutan suara ulang Pilkada Cianjur 2020, Minggu (13/12/2020). KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSeorang petugas KPPS di Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tengah mengecek suhu tubuh warga yang hendak menyalurkan hak pilihnya dalam pemungutan suara ulang Pilkada Cianjur 2020, Minggu (13/12/2020).

CIANJUR, KOMPAS.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur, Jawa Barat, menggelar pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada 2020 di dua tempat pemungutan suara (TPS), Minggu (13/12/2020).

Ketua KPU Cianjur Selly Nurdinah mengatakan, dua TPS tersebut adalah TPS 11 dan 12 yang berada di Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang, Cianjur.

PSU digelar karena KPPS di dua TPS tersebut melakukan pelanggaran Pasal 6 PKPU 18 tahun 2020 kaitan dengan pemilih yang berhak memilih adalah DPT (daftar pemilih tetap) yang ada di TPS bersangkutan.

“Dua KPPS ini berinisiatif bertukar lokasi pencoblosan untuk pemilih. Pemilih (DPT) untuk TPS 11 memilih atau mencoblos di lokasi TPS 12, dan sebaliknya,” kata Selly kepada Kompas.com, di lokasi PSU, Minggu.

Baca juga: Quick Count Cyrus Network Pilkada Cianjur, Herman-TB Mulyana Unggul

Selain itu, lanjut Selly, logistik pilkada seperti surat suara dan daftar hadir juga ditukar. Hanya saja, KPPS dan nomor TPS-nya tetap atau tidak berubah.

Akibatnya, saat proses rekapitulasi di tingkat kecamatan atau PPK, data perolehan suara di dua TPS tersebut tidak terinput sistem. 

“Alasan mereka saling bertukar katanya karena jarak, dan ingin meningkatkan partisipasi masyarakat, karena lokasi TPS yang kejauhan. Namun, hal itu tentu tidak bisa dibenarkan,” ujar Selly.

Menurut dia, keputusan yang diambil pihak penyelenggara di tingkat TPS itu dilakukan secara spontan, karena adanya keinginan dari masyarakat untuk pindah lokasi TPS.

“Niatnya untuk mengakomodir aspirasi masyarakat. Namun, dalam prosesnya ada yang salah, ini akibat ketidakpahaman KPPS,” ucapnya.

Baca juga: Pilkada Cianjur, Warga Antusias Salurkan Hak Politik di Tengah Pandemi

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Cianjur Hadi Dzikri Nur menegaskan, terjadi kesalahan dalam pemungutan suara di TPS 11 dan 12 pada 9 Desember lalu, sehingga pemungutan suara harusn iulang.

Kesalahan yang dimaksud adalah keputusan dua pihak KPPS tersebut yang bertukar data DPT dan lokasi pencoblosan.

"Persoalannya baru diketahui saat rekap suara di tingkat PPK oleh panwascam setempat. Data suara tidak ter-entry sistem," kata Hadi kepada Kompas.com, Minggu.

Selanjutnya, pihak panwascam berkonsultasi dengan Bawaslu Cianjur terkait temuan atau persoalan tersebut.

"Bawaslu Cianjur kemudian merekomendasikan agar KPU Cianjur menggelar PSU di dua TPS tersebut,” ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Regional
Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

Regional
Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

Regional
RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

Regional
Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X