Bertemu Susi, Dedi Mulyadi Diminta Tarik Puing Kapal Asing untuk Dijadikan Museum

Kompas.com - 12/12/2020, 13:15 WIB
Wakil Ketua Komisi IV Dedi Mulyadi bermain kayak bersama mantan Menteri KP Susi Pudjiastuti di Pangandaran, Sabtu (12/12/2020). handoutWakil Ketua Komisi IV Dedi Mulyadi bermain kayak bersama mantan Menteri KP Susi Pudjiastuti di Pangandaran, Sabtu (12/12/2020).

PANGANDARAN, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi bertemu dengan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (12/12/2020).

Dalam pertemuan itu, Dedi mengaku mendapat permintaan dari Susi agar menarik puing kapal asing yang menjadi saksi perang terhadap pencurian ikan (illegal fishing) ke darat dan dijadikan museum.

Kapal asing yang ditenggelamkan separuhnya itu memang berada di lepas Pantai Pangandaran. Namanya MV Viking.

"Dia (Susi Pudjiastuti) minta saya sebagai wakil ketua Komisi IV untuk perjuangkan agar kapal yang pernah ditenggalamkan, saksi sejarah perang lawan illegal fishing ditarik ke darat dan dijadikan museum," kata Dedi kepada Kompas.com via sambungan telepon, Sabtu.

Baca juga: Ditanya Kemungkinan Nyapres, Susi Pudjiastuti Berkelakar Diusung Partai Ikan

Menurut Dedi, kapal tersebut nantinya akan menjadi salah satu objek wisata edukasi di Pangandaran tentang arti penting mencintai laut.

Dedi mengatakan, dalam pertemuan itu, ia dan Susi juga berbincang-bincang masalah komitmen bersama untuk menjaga ekosistem laut. Mulai biota dan panorama laut.

"Saya kagumi komitmen Bu Susi, seorang perempuan yang memiliki kekuatan ideologi berbasis leluhur. Sebab, dia sangat mengagumi bahwa laut itu adalah amanat leluhur yang harus dijaga," kata pria yang juga budayawan Jawa Barat itu.

Dalam kesempatan itu, Dedi dan Susi juga sempat bermain kayak di pantai Pangandaran. Dedi mengaku baru kali ini bermain kayak.

"Saya uji nyali suruh naik kayak. Bedanya Bu Susi tanpa pelampung. Kalau saya mah pakai pelampung karena pendatang baru. Kalau saya mah maung leuweung (harimau hutan) kan, ketemu Bu Susi Nyai Ratu Kidul," kelakar Dedi.

Baca juga: Dedi Mulyadi: Semua Bantuan Harus Bentuk Uang Tunai demi Bantu Ekonomi Lokal

Dedi mengaku pernah menulis tentang Susi sebagai Ratu Kidul atau Ratu Pantai Selatan karena komitmennya dalam menjaga laut dan sumber daya alam di dalamnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X