3 Tahun Kabur ke Dubai, Buronan Kasus Korupsi Dana Simpan Pinjam Akhirnya Ditangkap

Kompas.com - 12/12/2020, 06:07 WIB
Tim Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat menangkap Jumiati, buronan kasus korupsi dana simpan pinjam yang sempat kabur ke Dubai selama tiga tahun. Jumiati ditangkap di rumahnya, Polewali Mandar, Kamis (10/12/2020). KOMPAS.COM/JUNAEDITim Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat menangkap Jumiati, buronan kasus korupsi dana simpan pinjam yang sempat kabur ke Dubai selama tiga tahun. Jumiati ditangkap di rumahnya, Polewali Mandar, Kamis (10/12/2020).

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com– Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat menangkap seorang buronan terpidana kasus korupsi dana simpan pinjam bernama Jumiati.

Dia ditangkap di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat pada Kamis (10/12/2020).

Jumiati ditangkap setelah menjadi buronan selama tiga tahun. Selama menghindari hukuman, Jumiati menjadi tenaga kerja Indonesia di Dubai, Uni Emirat Arab.

Baca juga: 2 Pria yang Videonya Viral Jambret Uang Pengemis Tua Ditangkap, 1 Masih Buron

Tim Kejati Sulawesi Barat menangkap Jumiati di rumahnya. Keberadaan mulai kembali diketahui setelah tim memantau akun media sosialnya.

Setelah dipastikan berada di Polewali Mandar, tim Kejati Sulawesi Barat kemudian menangkap perempuan itu di rumahnya.

Tim Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat menangkap Jumiati, buronan kasus korupsi dana simpan pinjam yang sempat kabur ke Dubai selama tiga tahun. Jumiati ditangkap di rumahnya, Polewali Mandar, Kamis (10/12/2020).KOMPAS.COM/JUNAEDI Tim Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat menangkap Jumiati, buronan kasus korupsi dana simpan pinjam yang sempat kabur ke Dubai selama tiga tahun. Jumiati ditangkap di rumahnya, Polewali Mandar, Kamis (10/12/2020).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang bersangkutan (Jumiati) divonis 1 tahun 8 bulan penjara karena terbukti bersalah dalam kasus simpan pinjam yang merugikan orang banyak," kata Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat Irvan Paham Samosir dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/12/2020).

Irvan mengatakan, Jumiati sudah divonis Pengadilan Negeri Mamuju pada 2017.

Baca juga: Pelaku Tabrak Lari Ditangkap Setelah Buron 4 Bulan, Pilih Kabur karena Hendak Menikah

Selain mendapatkan hukuman penjara, Jumiati juga dibebankan membayar denda sebesar Rp 88.865.467 subsidair lima bulan kurungan.

Lebih lanjut Irvan menyatakan, dalam tiga bulan terakhir, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat sudah menangkap 10 buronan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X