Kapolres Nunukan: Jika Bertemu Bandar, Saya Perintahkan Tembak di Tempat

Kompas.com - 11/12/2020, 14:55 WIB
Kapolres Nunukan Kaltara AKBP Syaiful Anwar (tengah) menunjukkan barang bukti pengungkapan 2 kg sabu sabu tangkapan 6 Desember 2020 Kompas.com/Ahmad DzulviqorKapolres Nunukan Kaltara AKBP Syaiful Anwar (tengah) menunjukkan barang bukti pengungkapan 2 kg sabu sabu tangkapan 6 Desember 2020

NUNUKAN, KOMPAS.com – Kapolres Nunukan, Kalimantan Utara, AKBP Syaiful Anwar memerintahkan jajarannya untuk menembak bandar narkoba

 

Perintah ini dilontarkan Syaiful setelah menangkap dua bandar narkoba dengan barang bukti berjumlah besar pada awal Desember 2020.

"Saya sudah perintahkan Satreskoba atau Polsek jajaran, terhadap pelaku narkoba dan bandar, kalau pas mereka apes kena kita, saya perintahkan tembak di tempat," ujarnya dalam konferensi pers di Mapolres Nunukan, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Diduga Selundupkan Sabu, 2 WN Filipina Ditembak Polisi di Perairan Sebatik

Perintah tersebut merupakan sebuah ungkapan kegeraman Syaiful. Pasalnya, meski wabah virus corona merebak, peredaran gelap narkoba dari Tawau, Malaysia, dianggap makin gencar.

Dia mengatakan, pada 2 Desember 2020, Polres Nunukan menangkap dua warga Filipina yang menyelundupkan sabu melalui perairan Sebatik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat hendak ditangkap, kedua warga negara asing itu malah sempat coba melawan polisi.

Tidak sampai sepekan berselang, pada 6 Desember 2020, polisi kembali menangkap seorang bandar narkoba yang menyelundupkan 2 kilogram sabu lewat di Sebatik.

"Narkoba itu diambil dari Tawau, milik seorang bandar disana bernama Ambang, barang akan diselundupkan ke Kabupaten Tana Tidung," kata Syaiful.

Baca juga: Warga Sebatik Terima Ganti Rugi Lahan Pos Lintas Batas, Ada yang Dapat Rp 21 M

Dalam penangkapan ini, polisi menangkap seorang tersangka bernama Ahmad Syaiful alias Iful bin Saidi (28).

Saat diperiksa polisi, Ahmad Syaiful mengaku dibayar 8.000 ringgit atau sekitar Rp 30 juta untuk menyelundupkan sabu ke Kabupaten Tana Tidung yang akan diserahkan ke R yang merupakan Bandar di kota tersebut.

Dari hasil pengembangan kasus ini, polisi menangkap Alfian (25) yang merupakan karyawan R.

Sedangkan R saat ini sudah masuk dalam daftar pencarian orang.

"Semua tersangka dalam penahanan kami, konsekuensinya adalah Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (3) dengan ancaman maksimal hukuman mati atau pidana seumur hidup, dan minimal pidana kurungan 6 tahun, maksimal 20 tahun," kata Syaiful.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.