Kompas.com - 08/12/2020, 05:26 WIB
Alam Leopani (20) remaja di Palembang, Sumatera Selatan yang diserang saat membuat konten TikTok di Komplek Jakabaring Sport City (JSC). HANDOUTAlam Leopani (20) remaja di Palembang, Sumatera Selatan yang diserang saat membuat konten TikTok di Komplek Jakabaring Sport City (JSC).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Nasib sial dialami oleh Alam Leopani (20), remaja asal Palembang, Sumatera Selatan. Ia dirawat di rumah sakit karena terluka setelah dikeroyok oleh sekelompok orang tak dikenal.

Alam diserang sekelompok orang tak dikenal dengan senjata tajam saat ia membuat konten TikTok di kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Palembang.

Alam menceritakan, kejadian ini bermula ketika ia bersama tujuh orang temannya sedang merekam di lokasi untuk membuat konten TikTok pada Minggu (6/12/2020) kemarin.

Baca juga: Wisma Atlet Jakabaring Palembang Tak Lagi Rawat Pasien Covid-19

 

Namun, tanpa sebab, para pelaku datang dengan membawa senjata tajam dan menyerang mereka secara membabi buta.

Enam orang teman Alam berhasil selamat dari serangan tersebut. Sementara, Alam sendiri tak bisa kabur karena terjatuh ketika sedang berlari.

"Mereka (pelaku) ada puluhan dan membawa senjata tajam. Saya mau ditusuk di punggung tapi terkena di tangan," kata Alam saat menjalani perawatan di rumah sakit, Senin (7/12/2020).

Setelah melihat Alam jatuh dengan luka tusuk, para pelaku langsung melarikan diri.

Sementara, korban langsung dibawa ke rumah sakit oleh temannya untuk segera mendapatkan perawatan.

"Saya baru tahu setelah kejadian, pelaku ini ada masalah dengan teman saya. Makanya mereka menyerang ketika kami lagi kumpul, waktu itu sedang mau buat konten TikTok," ujarnya.

Alam kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang dan meminta para pelaku ditangkap. 

Baca juga: Kronologi Seorang Pemuda Ditusuk Temannya Sendiri hingga Tewas, Motifnya karena Dendam

Sementara itu, Kasubag Humas Polrestabes Palembang AKP Irene mengungkapkan, kasus akan diselidiki Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).

"Sekarang masih diselidiki. Korban juga akan diperksa," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X