Hendak Pesta Miras di Kebun, Pria Asal Buton Tewas Tersengat Listrik Perangkap Babi

Kompas.com - 07/12/2020, 13:01 WIB
Dua orang warga, YD (21) warga desa Togomangura, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton dan LT (55) warga desa Sandang Pangan, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, tewas tersengat listrik pagar kawat berduri untuk jeratan babi di kebun warga. polisi melakukan olah TKP. Humas Polres ButonDua orang warga, YD (21) warga desa Togomangura, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton dan LT (55) warga desa Sandang Pangan, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, tewas tersengat listrik pagar kawat berduri untuk jeratan babi di kebun warga. polisi melakukan olah TKP.

BUTON, KOMPAS.com – Seorang pemuda di Desa Togomangura, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, berinisial YD (21) tewas tersengat listrik perangkap babi, Minggu (6/12/2020).

Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Dedi Hartoyo mengatakan, korban YD saat itu bersama empat orang temannya hendak menggelar pesta miras di kebun milik TN. 

“Setibanya korban bersama empat temannya di rumah milik TN, korban menaikkan sekring listrik rumah TN yang saat itu dalam keadaan padam,” kata AKP Dedi Hartoyo, Senin (7/12/2020).

Baca juga: Mau Jerat Babi, yang Kena Malah Kucing Emas Sebesar Anjing

Tak berapa lama kemudian terdengar suara dari salah satu masyarakat yang berada di luar rumah kebun bahwa ada polisi.

Secara spontan korban bersama empat orang temannya berlari meninggalkan rumah kebun milik TN.

“Korban saat berlari menginjak kabel yang telah dialiri aliran listrik sehingga korban terjatuh dan meninggal dunia,” ujarnya.

Baca juga: 4 Pekerja Pemasang Tiang Internet di Mempawah Kalbar Tersengat Listrik

Menurut Dedi, kasus ini tidak dilanjutkan secara hukum, karena keluarga telah ikhlas menerima kematian korban.

Di tempat berbeda, LT (55), warga Desa Sandang Pangan mengalami hal serupa.

Korban tewas menginjak kabel listrik perangkap babi saat melintas di kebun milik AW untuk mengambil air.

Saat ini kasus kematian LT sedang diselidiki pihak kepolisian.

“Kasus ini diteruskan untuk proses hukum,” ucap Dedi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X