Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Kompas.com - 05/12/2020, 11:21 WIB
Kapal tenggelam. ThinkstockKapal tenggelam.

KOMPAS.com - Setelah terombang-ambing selama 12 jam di tengah laut, empat nelayan asal Langkat, Pangkalan Berandan, Sumatera Utara, berhasil diselamatkan, Jumat (4/12/2020).

Diketahui, nelayan tersebut berlayar mencari ikan di Selat Malaka. Namun, kapal yang mereka tumpangi karam setelah dihantam ombak besar, Kamis (3/12/2020) sekitar pukul 05.00 WIB.

Keempat nelayan tersebut yakni Muslim (48), Sholihin (27), Sayaan (39), dan Sahrul (38). Semuanyanya dalam keadaan sehat.

Kronologi kejadian

Ilustrasi kapal tenggelamKompas.com/Ronny Adolof Buol Ilustrasi kapal tenggelam

Sahrul, kapten kapal yang tenggelam mengatakan, awalnya kapal yang mereka tumpangi untuk memancing ikan karam setelah satu hari melaut, karena dihantam gelombang besar.

Setelah dihantam ombak, mereka sempat terkatung-katung di tengah laut selama 12 jam.

Kemudian mereka mendapat pertolongan dari kapal kargo asing hingga akhirnya berhasil diselamatkan.

“Kejadiannya Kamis, sekitar pukul 05.00 WIB. Kapal yang kami tumpangi dihantam gelombang, terbalik. Setelah 12 jam bertahan kami ditolong oleh kapal kargo asing,” ujar Sahrul.

Baca juga: 4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

 

Diselamatkan kapal asing

Tim BASARNAS Banda Aceh melakukan evakuasi empat orang nelayan korban kapal terbalik yang diselamatkan oleh kapal kargo asing MV Arsinoe yang melintasi selat malaka tujuan Hindia, Jumâ??at (04/12/2020). Emapat nelayan yang disematkan oleh kapal asing setelah kapal mereka karam dan terkatung kating selama 12 itu merupakan warga Pangkalan Berandan, Sumatera Utara.Raja Umar Tim BASARNAS Banda Aceh melakukan evakuasi empat orang nelayan korban kapal terbalik yang diselamatkan oleh kapal kargo asing MV Arsinoe yang melintasi selat malaka tujuan Hindia, Jumâ??at (04/12/2020). Emapat nelayan yang disematkan oleh kapal asing setelah kapal mereka karam dan terkatung kating selama 12 itu merupakan warga Pangkalan Berandan, Sumatera Utara.

Kepala Basarnas Banda Aceh Budiono mengatakan, mereka awalnya diselamatkan oleh kapal kargo asing MV Arsinoe saat melintasi Selat Malaka tujuan Hindia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X