Angka Kematian akibat Covid-19 di Banyumas Meningkat, Tiap Hari Lebih dari 5 Orang

Kompas.com - 04/12/2020, 19:59 WIB
Kepala Dinkes Banyumas Sadiyanto di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (12/10/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINKepala Dinkes Banyumas Sadiyanto di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (12/10/2020).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Jumlah korban meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona ( Covid-19) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terus meningkat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto mengungkapkan, total korban meninggal dunia akibat Covid-19 mencapai 96 orang.

"Yang meninggal rata-rata dalam seminggu terakhir lebih dari lima orang per hari," kata Sadiyanto saat dihubungi, Jumat (4/12/2020).

Sadiyanto merinci, pada tangal 28 November terdapat lima orang yang meninggal dunia, kemudian 29 November (5), 30 November (8), 1 Desember (8), 2 Desember (8) dan 3 Desember (6).

"Yang meninggal dunia rata-rata di atas usia 50 tahun dengan komorbid atau penyakit penyerta seperti darah tinggi, diabetes, asma, jantung, ginjal, kelainan darah dan penyakit berat sejenisnya," jelas Sadiyanto.

Baca juga: Banjir Luapan Sungai Serayu di Banyumas Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah

Lebih lanjut, Sadiyanto mengatakan, saat ini Banyumas masuk kategori zona merah. Artinya penularan Covid-19 sangat tinggi.

"Angka kematian 4,07 persen, sudah mendekati batas maksimal atau kewajaran dari WHO yaitu 5 persen. Positivity rate 8, 41 persen, orang yang positif rata-rata setiap hari dalam seminggu terakahir 111," ujar Sadiyanto.

Adapun total kasus terkonfirmasi Covid-19 hingga saat ini total mencapai 2.354 orang.

Sedangkan yang telah dinyatakan sembuh baru 1.304 orang.

Baca juga: Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Untuk itu, Sadiyanto kembali mengingatkan masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Saya mohon kepada masyarakat yang di dalam rumah ada orang dengan komorbid, maka saat berada di dalam atau di luar rumah menggunakan masker, semua penghuni rumah, khususnya yang komorbid," kata Sadiyanto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X