Terjebak Banjir, Ratusan Pengendara Motor Terobos Jalan Tol Binjai - Medan

Kompas.com - 04/12/2020, 18:00 WIB
Tangkapan layar video viral memperlihatkan ratusan sepeda motor hendak masuk ke Tol Semayang di Binjai karena ruas jalan Medan menuju Binjai dan sebaliknya tepatnya di Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang tergenang setinggi lutut orang dewasa akibat meluapnya Sungai Kampung Lalang pada Jumat (4/12/2020). IstimewaTangkapan layar video viral memperlihatkan ratusan sepeda motor hendak masuk ke Tol Semayang di Binjai karena ruas jalan Medan menuju Binjai dan sebaliknya tepatnya di Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang tergenang setinggi lutut orang dewasa akibat meluapnya Sungai Kampung Lalang pada Jumat (4/12/2020).

MEDAN, KOMPAS.com - Sebuah video memperlihatkan ratusan orang mengendarai sepeda motor memaksa masuk ke Jalan Tol Medan - Binjai, Jumat (4/12/2020).

Hal itu terjadi akibat banjir yang menggenangi sejumlah ruas jalan di Kota Medan, Sumatera Utara, dan sekitarnya.

Salah satunya banjir yang menggenangi ruas Jalan Medan - Binjai di Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang.  

Baca juga: Banjir di Medan Berjam-jam, Brimob Diturunkan Bantu Evakuasi Korban

Tingginya genangan air mengakibatkan ratusan sepeda motor mogok.

Dalam salah satu foto yang beredar di media sosial, terlihat para pengendara sepeda motor memadati Gerbang Tol Sei Semayang.

Puluhan sepeda motor itu bersaing dengan kendaraan roda empat.

Dalam unggahan di Instagram, pemilik akun menulis, “Sungai Kampung Lalang meluap. Warga Binjai dan warga kilometer tetap semangat bekerja. Pengendara motor maksa untuk masuk jalan tol. Tetap semangat pencari nafkah".

Baca juga: Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Saat dikonfirmasi, Branch Manager Tol Medan – Binjai Seksi 2 dan 3 PT Hutama Karya (Persero) Untung Joko membenarkan hal tersebut.

Menurut Joko, banjir besar yang melanda Kampung Lalang mengakibatkan kendaraan di daerah tersebut terkena dampak banjir besar, sehingga kesulitan untuk melintas.

Menindaklanjuti hal tersebut, pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Medan – Binjai Seksi 2 dan 3 bekerja sama dengan polisi memberikan bantuan kepada pengguna jalan untuk dapat mengalihkan kendaraan roda empat maupun roda dua menuju ke Jalan Tol Medan – Binjai Seksi 2 dan 3.

Menurut Joko, PT Hutama Karya telah berkoordinasi dengan pihak Patroli Jalan Raya (PJR) Medan – Binjai, Polsek Diski, serta Satuan PJR Sumatera Utara, untuk melakukan pengawalan dan pengamanan terhadap seluruh kendaraan yang dialihkan ke Jalan Tol Medan – Binjai Seksi 2 dan 3.

Baca juga: Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Pengawalan khususnya terhadap kendaraan roda dua yang masuk melalui Gerbang Tol (GT) Semayang dan keluar di GT Helvetia pada pukul 07.10 sampai 11.00 WIB.

"Khusus kendaraan roda dua yang melewati Jalan Tol Medan - Binjai, detail angka kendaraan roda dua adalah 957 yang masuk dari GT Semayang. Kendaraan roda dua yang keluar di GT Semayang adalah 884 kendaraan, terkendali dan tanpa gangguan," kata Joko.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X