Kompas.com - 04/12/2020, 16:19 WIB
Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir bersama rombongan Komisi X DPRD RI dan Deputi Kemenparekraf mengunjungi kawasan wisata Kampung Buricak Burinong di pesisir Waduk Jatigede, Sumedang, Jumat (4/12/2020) siang. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHBupati Sumedang H Dony Ahmad Munir bersama rombongan Komisi X DPRD RI dan Deputi Kemenparekraf mengunjungi kawasan wisata Kampung Buricak Burinong di pesisir Waduk Jatigede, Sumedang, Jumat (4/12/2020) siang. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Pemkab Sumedang, Jawa Barat, bertekad menjadikan daerahnya sebagai kabupaten pariwisata mengalahkan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Bupati Sumedang H Dony Munir mengatakan, Sumedang memiliki potensi wisata kelas dunia yang bisa menyaingi Banyuwangi sebagai kabupaten pariwisata.

"Kami tidak main-main dan bertekad mengalahkan Banyuwangi sebagai kabupaten pariwisata," ujar Dony saat saat mendampingi Komisi X DPR RI dan Deputi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kampung Buricak Burinong, Pesisir Waduk Jatigede, Sumedang, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Geliat Wisata Sumedang, Naik Bus Tampomas Bisa Ziarah ke Makam Marongge hingga Waduk Jatigede

Dony menuturkan, potensi pariwisata Waduk Jatigede ditunjang akses mudah, karena dekat dengan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Pelabuhan Patimban Subang, dan akses Tol Cileunyi, Sumedang, (Cisumdawu).

"Khusus Tol Cisumdawu, dari total panjang 62 kilometer, 60 kilometernya masuk wilayah Sumedang dan 6 exit tol di wilayah Sumedang. Exit tol ini akan menjadi akses masuk ke kawasan wisata Sumedang, termasuk ke Jatigede," tutur Dony.

Dony menyebutkan, tekad Sumedang menjadi destinasi kelas dunia (world class destination) akan segera terwujud jika Waduk Jatigede yang telah diusulkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sudah disetujui pemerintah pusat.

"Untuk KEK Jatigede kami sudah MoU dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Kami juga sudah menyusun master plan dan kalau sudah disetujui Pak Presiden, kemajuannya akan semakin pesat," sebut Dony.

Dony mengatakan, butuh dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Komisi X DPR RI agar KEK Jatigede ini terealisasi.

Wakil Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian mengatakan, Komisi X akan mendorong keinginan Sumedang menjadi kabupaten pariwisata dan merealisasikan KEK melalui lobi politik di parlemen.

"Kunci dalam pengembangan pariwisata ini leadership. Kami melihat keinginan kuat dari Bupati Sumedang, dan jajarannya dalam mewujudkan hal ini. Kami akan turut mendorong agar KEK ini dapat direalisasikan, karena dari potensi wisata yang ada, Sumedang memang layak menjadi kabupaten pariwisata," ujar Hetifah.

Baca juga: Kota Mati Waduk Jatigede Mulai Tenggelam, Warga Diminta Tinggalkan Wilayah Genangan

Sementara itu, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan pada Kemenparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya menyebutkan, selain memiliki potensi wisata alam yang mumpuni dan ditunjang oleh keinginan kuat pemerintahannya, maka Sumedang menjadi destinasi wisata kelas dunia bisa terwujud.

"Kata Pak Bupati tadi seluruh dinas di Kabupaten Sumedang ini adalah "dinas pariwisata", istilah ini baru saya dengar di Sumedang. Kami tentunya akan mendukung agar Sumedang ke depan betul-betul menjadi world class destination," kata Wisnu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X