Kompas.com - 04/12/2020, 13:21 WIB
Evakuasi korban banjir di Desa Kedunguter, Kecamatan/ Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (3/12/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINEvakuasi korban banjir di Desa Kedunguter, Kecamatan/ Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (3/12/2020).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Banjir akibat luapan Sungai Serayu yang menggenangi permukiman warga di sejumlah desa di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah surut.

Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas Ady Chandra mengatakan, banjir yang menggenangi permukiman di sepanjang aliran sungai mulai surut sejak, Kamis (3/12/2020) malam.

"Banjir mulai surut semalam sekitar pukul 22.30 WIB. Surutnya drastis," kata Ady saat dihubungi, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Ady menjelaskan, tercatat sebanyak 12 desa di enam kecamatan terdampak banjir akibat luapan Sungai Serayu.

Di Kecamatan Somegade terdapat dua desa yang terdampak, yaitu Somagede dan Sokawera. Di Kecamatan Banyumas terdapat tiga desa, yaitu Kedunguter, Kalisube, dan Papringan.

Kemudian wilayah terdampak di Kecamatan Kalibagor yaitu Desa Kalicupak dan Srowot. Wilayah terdampak di Kecamatan Patikraja yaitu Desa Wlahar Kulon dan Patikraja.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan di Kecamatan Rawalo yaitu Desa Tambaknegara san Banjarparakan serta Desa Tumiyang, Kecamatan Kebasen.

Menurut Ady, sejumlah warga yang sempat mengungsi kini telah kembali ke rumah masing-masing. Namun demikian, hari ini pihaknya tetap mengoperasikan dapur umum.

Baca juga: Banjir akibat Luapan Sungai Serayu Terakhir Terjadi 20 Tahun Lalu

Diberitakan sebelumnya, lebih dari 1.000 rumah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terendam banjir akibat luapan Sungai Serayu, Kamis (3/12/2020) dini hari.

Bahkan, sebuah kapal ponton yang sedang digunakan untuk membangun dermaga wisata di hulu Bendung Gerak Serayu Banyumas, hanyut terbawa derasnya air.

Banjir akibat luapan Sungai Serayu di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, merupakan peristiwa pertama dalam kurun waktu 20 tahun terakhir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X