Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Kompas.com - 03/12/2020, 18:21 WIB
Foto : Erupsi gunung Ile Lewotolok, Lembata, NTT. Dokumen Pos Pemantau Gunung Ile LewotolokFoto : Erupsi gunung Ile Lewotolok, Lembata, NTT.


LEWOLEBA, KOMPAS.comGunung Ile Lewotolok kembali mengeluarkan erupsi dengan tinggi kolom abu sekitar 500 meter dari puncak atau 1.923 meter di atas permukaan laut, Rabu (2/12/20200, pukul 16.42 Wita.

Hasil pengamatan, Kamis (3/12/2020), sejak pukul 00.00 hingga 12.00 Wita, erupsi abu setinggi 1423 di atas permukaan laut.

Kondisi itu terekam dalam data seismogram Pos Pemantauan Gunung Api Ile Lewotolok.

Dari data yang direkam, cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah timur dan barat.

Baca juga: Kronologi 5 Anak yang Hilang Saat Gunung Ile Lewotolok Erupsi Ditemukan

 

Suhu udara 30 derajat celcius. Seperti biasa erupsi disertai dengan suara gemuruh.

Kepala Pos pemantuan Gunung Api Ile Lewotolok, Stanislaus Ara Kian, mengatakan, tren erupsi hingga saat ini masih terus fluktuatif meskipun tidak begitu kuat.

Gempa thermometer juga masih terus fluktuatif hingga sekarang.

Stanislaus menuturkan, per hari ini, pukul 00.00 hingga 12.00 Wita, jumlah letusan: 1 amplitudo: 5 mm, durasi 18 detik.

 

Jumlah tremo non-harmonik: 3, amplitude: 4-7 mm durasi: 30-55 detik.

Jumlah tremo harmonik: 24, amplitude: 1-3mm, durasi: 20-70 detik.

“Tingkat aktivitas Gunung Ile Lewotolok level III (siaga),” ujar Stanislaus.

Baca juga: Kepala BNPB Ingatkan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Stanislaus mengimbau agar masyarakat, pendaki, wisatawan, dan pengunjung agar tidak berada dan melakukan aktivitas dalam zona perkiraan bahaya dalam radius 4 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ile Lewotolok.

Data yang dihimpun Kompas.com, hingga saat ini, jumlah pengungsi dampak erupsi Ile Lewotolok tercatat 7.968.

Jumlah itu terdiri atas 3.345 laki-laki dan 3.980 perempuan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X