42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Kompas.com - 03/12/2020, 17:12 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty (Baju coklat) di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari Senin (8/6/2020) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOKepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty (Baju coklat) di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari Senin (8/6/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, mengizinkan 42 orang terkonfirmasi positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan, puluhan pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri berstatus tanpa gejala.

"Iya benar (ada 42 orang pasien terkonfirmasi positif melakukan isolasi mandiri)," kata Dewi saat dihubungi melalui sambungan telepon Kamis (3/12/2020).

Baca juga: 14 Anggota KPPS Gunungkidul Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebelum diperbolehkan menjalani isolasi mandiri di rumah, Dinkes telah melakukan berbagai kajian yakni tempat isolasi yang memungkinkan dan tidak adanya penolakan dari warga sekitar.

"Mereka (pasien terkonfirmasi) kan punya kontak ya, mereka ada kontak dengan puskesmas jika ada keluhan atau apa bisa konsultasi. Setelah seminggu swab maka akan diambil lagi (swab ulang)," ucap Dewi.

Dewi membantah pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri karena kapasitas rumah sakit rujukan penuh.

Untuk di RSUD Wonosari telah disiapkan sebanyak 27 tempat tidur dan yang telah terisi ada 16 tempat tidur.

Sedangkan di RSUD Saptosari masih tersedia 16 tempat tidur di ruangan isolasi pasien Covid-19.

"Jika dibutuhkan lebih banyak, kita bisa kembangkan sampai 50 (tempat tidur) bisa, cadangan seperti itu sudah kita siapkan," kata Dewi.

Baca juga: Dinkes Pontianak Sediakan Fasilitas Rawat Jalan untuk Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Dari Data Dinkes Gunungkidul hingga kini total 476 kasus Covid-19.

Rinciannya, 376 orang dinyatakan sembuh, 84 orang masih dirawat dan 16 orang meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X