Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Kompas.com - 03/12/2020, 15:56 WIB
Wali Kota Malang, Sutiaji usai rapat paripurna di DPRD Kota Malang, Senin (21/9/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKWali Kota Malang, Sutiaji usai rapat paripurna di DPRD Kota Malang, Senin (21/9/2020).

MALANG, KOMPAS.com - Kondisi Wali Kota Malang, Sutiaji dikabarkan membaik setelah terjangkit Covid-19.

Wali kota menjalani isolasi mandiri di rumah dinasnya yang ada di Jalan Ijen Kota Malang bersama istri dan anak perempuan pertamanya yang juga terkonfirmasi positif Covid-19.

"Secara fisik sudah semakin membaik," kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Malang, Nur Widianto, di Labkesda Kota Malang, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Sekda, Istri dan Anak Wali Kota Malang Positif Covid-19

Meski begitu, Nur Widianto atau yang akrab disapa Wiwid itu mengaku belum bisa berkomunikasi langsung dengan Sutiaji.

Berbeda dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto. Saat ini, Wasto masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

"Untuk Pak Sekda Kota memang sejak awal sebelum diinformasikannya positif Covid-19, beliau sudah dirawat di RSSA," kata dia.

Sebelumnya, Wali Kota Malang, Sutiaji bersama istri dan anak perempuannya serta Sekda Kota Malang, Wasto dinyatakan positif Covid-19.

Sutiaji dan Wasto menderita sakit sudah sejak pekan lalu.

Merespon kasus itu, Pemerintah Kota Malang sudah menerapkan work from home (WFH).

Baca juga: Riwayat Kegiatan Wali Kota Malang Sebelum Positif Covid-19, Sempat Interaksi dengan Bupati Situbondo

 

Sebanyak 15 ASN yang reaktif saat menjalani rapid test sudah dilakukan tes swab.

Meski begitu, Wiwid memastikan bahwa roda pemerintahan masih terus berjalan.

Wali kota masih bisa berkomunikasi meski sambil menjalani isolasi mandiri.

Selain itu, masih ada Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko yang bisa menjalankan roda pemerintahan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X