Kompas.com - 03/12/2020, 08:27 WIB
Massa aksi tolak kedatangan Rizieq Shihab saat diserang oleh sekelompok orang tak dikenal di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Selasa (1/12/2020). Dok IstimewaMassa aksi tolak kedatangan Rizieq Shihab saat diserang oleh sekelompok orang tak dikenal di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Selasa (1/12/2020).

KOMPAS.com- Seorang pria ditangkap oleh polisi pasca-penyerangan demonstran penolak Rizieq Shihab.

Pria berinisial RSD itu melukai demonstran dengan senjata panah hingga korban harus dioperasi.

Insiden tersebut terjadi di depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar pada Selasa (1/12/2020).

Baca juga: OTK Bawa Panah Serang Demonstran Penolak Rizieq Shihab hingga Satu Orang Terluka, Disebut Tak Terkait FPI

1. Bawa panah

Ilustrasi orang tak dikenal; john doe; Mr XShutterstock Ilustrasi orang tak dikenal; john doe; Mr X
Dalam video yang beredar, mulanya sekelompok massa yang mengatasnamakan Masyarakat Sulawesi Selatan menggelar aksi demonstrasi menolak Rizieq Shihab.

Namun tiba-tiba, sekelompok orang tak dikenal (OTK) datang dan menyerang para demonstran.

Beberapa di antara mereka membawa panah, termasuk RSD.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

OTK itu melemparkan senjata ke arah demonstran hingga massa berhamburan menyelamatkan diri.

Dalam kejadian itu, pelaku RSD diketahui melukai salah seorang demonstran penolak kedatangan Rizieq Shihab.

Baca juga: Pelaku Penyerangan Demonstran Tolak Rizieq Shihab di Makassar Ditangkap

Ilustrasi sepeda motor saat musim hujanwww.dolmanlaw.com Ilustrasi sepeda motor saat musim hujan

2. Membonceng sepeda motor saat menyerang

Kapolsek Ujung Pandang AKP Bagas Sancoyoning Aji mengatakan, saat menyerang RSD membonceng sepeda motor.

Pria yang memboncengkannya diketahui berinisial SR.

Mereka melajukan motor ke arah demonstran kemudian menyerang menggunakan panah yang dibawa RSD.

Meski RSD telah ditangkap, SR kini masih dalam pengejaran polisi.

Baca juga: 5 Fakta Rumah Mahfud MD Didemo Massa, Diduga Terkait Rizieq Shihab hingga Ibunda Diungsikan

3. Lukai punggung demonstran

Ilustrasi rumah sakitSHUTTERSTOCK Ilustrasi rumah sakit
Panah yang digunakan pelaku RSD rupanya mengenai salah seorang demonstran.

Akibatnya, korban mengalami luka di bagian punggungnya.

Korban dilarikan ke rumah sakit dan harus menjalani operasi.

"Korban yang kena busur di bagian punggung saat ini sedang perawatan di RS Wahidin setelah menjalani operasi tadi pagi," kata Bagas.

Baca juga: Kisah Pilu Dokter Sardjono dan Istrinya, Meninggal Bergiliran karena Covid-19 di Hari yang Sama

 

Ilustrasi penangkapan.SHUTTERSTOCK Ilustrasi penangkapan.
4. RSD ditangkap, ditemukan busur hingga botol bom molotov hingga air keras

Pelaku RSD akhirnya ditangkap oleh polisi di Jalan Sungai Limboto, Kecamatan Ujung Pandang pada Rabu (2/12/2020) sekitar pukul 09.00 Wita.

Saat penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti.

Polisi tak hanya menemukan panah namun juga sejumlah senjata lainnya hingga air keras.

Beberapa barang yang diamankan adalah 27 busur, 5 ketapel, 5 botol bom molotov dan satu botol air keras yang masih belum digunakan dan dikemas di botol kaca.

Baca juga: 5 Daerah yang Kini Masuk Zona Merah, Bandung hingga Kota Batu

5. Beberapa kali terlibat kasus perusakan dan penganiayaan

Ilustrasi borgol.SHUTTERSTOCK Ilustrasi borgol.
Bagas menjelaskan, polisi saat ini masih mendalami motif dari pelaku RSD.

RSD rupanya juga beberapa kali berurusan dengan polisi.

"Kalau kami lihat rekam jejak yang bersangkutan memang beberapa kali berproses hukum di kepolisian. Kasus-kasus pengrusakan dan penganiayaan," ujar dia.

RSD, kata Bagas, disangkakan Pasal 351 ayat 2 juncto UU nomor 12 tahun 1951 pasal 2 ayat 1 dengan ancaman masing-masing maksimal 5 tahun dan maksimal 10 tahun.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Makassar, Himawan | Editor : Dony Aprian)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X