Polisi Dalami Motif Pelaku Penembakan Mobil Pengusaha Tekstil di Solo

Kompas.com - 02/12/2020, 20:59 WIB
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menunjuk bodi mobil Toyota Alphard bekas tembakan di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Rabu (2/12/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menunjuk bodi mobil Toyota Alphard bekas tembakan di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Rabu (2/12/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Polisi masih terus mendalami motif pelaku LJ (72) menembak mobil Toyota Alphard AD 8945 JP hitam di Jalan Monginsidi Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (2/12/2020) siang.

Mobil milik korban I (72), seorang pengusaha tekstil asal Solo itu ditembaki oleh pelaku sebanyak delapan kali.

"Tersangka dan korban ini saling kenal. Nanti akan terus kita dalami motivasi tersangka melakukan penembakan delapan kali terhadap mobil korban," kata Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Rabu.

Baca juga: Mobil Alphard Milik Pengusaha Tekstil di Solo Ditembaki, Kapolresta: Kurang 2 Jam Pelaku Ditangkap

LJ ditangkap di ruang VIP sebuah perusahaan otobus (PO) di kawasan Palur, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, diduga akan melarikan diri.

Pasalnya, ketika ditangkap oleh Tim Satreskrim Polresta Solo dengan di-backup Brimob Detasemen C Pelopor Solo, LJ telah mengantongi tiket menuju ke Bekasi.

"Tahap sidik sedang dilakukan. Pemeriksaan maraton terus kita lakukan. Termasuk pihak-pihak yang terkait memfasilitasi tersangka untuk lari," terangnya.

Baca juga: Pembakar Mobil Alphard Ngaku Fans Berat Via Vallen yang Sakit Hati Gagal Bertemu

Sebelumnya diberitakan, penembakan itu terjadi bermula korban bersama sopirnya pada Rabu (2/12/2020) sekitar pukul 12.00 WIB keluar dari rumahnya untuk makan siang.

Di tengah perjalanan, mobil Toyota Alphard yang dikendarai korban dihentikan LJ dan istrinya dengan maksud untuk menumpang.

Kemudian, LJ dan istrinya mengajak korban menuju ke rumah sarang walet miliknya di Jalan Monginsidi, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Sampai di lokasi kejadian, LJ meminta korban keluar dari dalam mobilnya. Namun, korban menolak permintaan itu dan tetap berada di dalam mobil.

Secara bersamaan sopir korban melihat gelagat tidak baik dari LJ karena membawa senjata api yang ditaruh di bagian depan celana.

Kemudian sopir korban memutar balik mobilnya sehingga membuat LJ marah. LJ melakukan penembakan pertama kali mengenai samping kiri mobil korban.

Penembakan tersebut terus dilakukan oleh LJ hingga sebanyak delapan kali ke arah mobil korban.(K136-17)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Regional
Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Regional
Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Regional
Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Regional
Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Regional
Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang  Pertama Kali Terapkan 'Local Lockdown' di Tanah Air

Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang Pertama Kali Terapkan "Local Lockdown" di Tanah Air

Regional
Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Regional
Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Regional
Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Regional
Setahun Pandemi,  Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Setahun Pandemi, Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Regional
172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

Regional
Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Regional
Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Regional
Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X