Kompas.com - 02/12/2020, 20:49 WIB
Tim medis Sekretariat DPRA memeriksa kesehatan para pendemo mogok makan di halaman gedung DPRA. karena kondisi dehidrasi parah mereka akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh untuk menjalani perawatan, Rabu (2/12/2020).***** KOMPAS.COM/DASPRIANI Y. ZAMZAMITim medis Sekretariat DPRA memeriksa kesehatan para pendemo mogok makan di halaman gedung DPRA. karena kondisi dehidrasi parah mereka akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh untuk menjalani perawatan, Rabu (2/12/2020).*****

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Tiga mahasiswa Aceh yang melakukan aksi mogok makan di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dilarikan ke rumah sakit karena kondisi fisik mereka terus melemah. 

Sejak pagi hari, dua di antaranya terlihat tergeletak lemas di tenda yang mereka dirikan.

Sekretariat DPRA pun memerintahkan petugas klinik kesehatan DPR Aceh untuk memeriksa keduanya.

Baca juga: 3 Mahasiswa Aceh Aksi Mogok Makan Tuntut Isi MoU Helsinki Dituntaskan

Setelah berdialog dengan pihak kepolisian, tiga pendemo ini akhirnya memutuskan untuk mengakhiri aksi demo dan bersedia dibawa ke rumah sakit.

“Namun saya masih akan tetap mogok makan hingga pertahanan terakhir walau itu di rumah sakit," ujar Ichsan Khelda, koordinator aksi mogok makan, Rabu (2/12/2020).

Kasubbag Humas DPR Aceh, Mawardi Adam, mengatakan, para mahasiswa ini langsung dilarikan ke rumah sakit dengan didampingi tim kesehatan sekretariat DPR Aceh dan tim dari kepolisian.

"Mereka sudah dibawa ke Rumah Sakit  Zainal Abidin (RSUZA) oleh tim sekretariat DPRA dan juga didampingi polisi," kata Kasubag Humas DPRA Mawardi Adam, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: Demi Dapatkan Cinta Mantan Pacar, Pria Ini Mogok Makan

Mogok makan dilakukan mahasiswa ini untuk menuntut pemerintah lebih memperhatikan nasib masyarakat, terutama korban konflik, fakir miskin, dan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka,  dengan merealisasikan butir-butir kesepakatan (MoU) Helsinki dengan sempurna.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X