Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Kompas.com - 02/12/2020, 16:57 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti sabu dan wajah AR yang tewas. AR adalah kurir yang akan membawa 30 kg sabu ke Palembang. Tewas ditembak polisi karena melawan dan membahayakan keselamatan petugas. KOMPAS.COM/DEWANTOROPolisi menunjukkan barang bukti sabu dan wajah AR yang tewas. AR adalah kurir yang akan membawa 30 kg sabu ke Palembang. Tewas ditembak polisi karena melawan dan membahayakan keselamatan petugas.

MEDAN, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial AR tewas ditembak polisi saat pengembangan kasus narkotika jenis sabu seberat 30 kilogram di Medan pada Selasa (1/12/2020) malam.

AR yang berangkat dari Palembang ke Medan memiliki 7 kartu identitas dengan nama berbeda.

Saat ini, polisi masih mengejar pemilik sabu, Mr Black.

Didampingi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin saat konferensi pers di RS Bhayangkara Medan pada Rabu (2/12/2020) menjelaskan, pengungkapan kasus narkoba oleh Polretabes Medan ini bermula dari penangkapan 3 orang tersangka dengan barang bukti sabu seberat 4,8 ons pada 17 November 2020.

Baca juga: 2 Kurir Sabu 15 Kg di Sumut Tewas Ditembak Polisi, Begini Kronologinya

 

Kemudian, setelah dikembangkan, polisi kembali menangkap seorang pria dengan barang bukti 1 kilogram sabu pada 25 November 2020.

Martuani menyatakan, pengungkapan kasus ini sekaligus untuk membuktikan bahwa Medan menjadi salah satu titik sentral dalam distribusi, perdagangan dan peredaran narkoba.

"Waktu itu saya bilang ke kapolrestabes Medan untuk tidak segera dirilis, karena akan kita kembangkan lebih besar. Kemudian, Polrestabes Medan berhasil berhasil melakukan penindakan pelaku utama dan ini adalah modus baru," katanya.

Dikatakannya, modus yang baru tersebut yakni pelaku (AR) datang ke Medan menggunakan pesawat terbang.

Selanjutnya AR yang akan membawa narkoba tersebut ke Palembang. Pelaku, lanjutnya, adalah bagian dari jaringan Malaysia-Aceh-Medan-Palembang.

"Tersangka datang ke Medan naik pesawat memiliki 7 identitas. Handphone 3 dan sejumlah uang (Rp 10,5 juta)," ungkapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Regional
Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Regional
Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Regional
Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Regional
Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Regional
Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Regional
Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Regional
Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Regional
Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Regional
Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Regional
Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Regional
Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Regional
Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Regional
Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Regional
Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X