Seorang Bos Arisan di Cianjur Jadi Tersangka Penipuan Rp 9 Miliar

Kompas.com - 02/12/2020, 15:55 WIB
Penyidik Polres Cianjur memerlihatkan sejumlah barang bukti yang diamankan dari bos arisan HA saat ekspose perkara di mapolres, Rabu (2/12/2020). HA ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan serta pelanggaran undang-undang perbankan. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPenyidik Polres Cianjur memerlihatkan sejumlah barang bukti yang diamankan dari bos arisan HA saat ekspose perkara di mapolres, Rabu (2/12/2020). HA ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan serta pelanggaran undang-undang perbankan.

CIANJUR, KOMPAS.com – Jajaran Kepolisian Resor Cianjur menetapkan HA alias A (46) sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan serta pelanggaran undang-undang perbankan.

Bersama tersangka turut diamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebuah mesin hitung uang, dua buah alat pemeriksa keaslian uang, ratusan brosur paket arisan, dan buku tabungan anggota.

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Anton mengatakan, penetapan status tersangka bos arisan itu setelah penyidik mengantongi dua alat bukti yang diteruskan dengan gelar perkara.

Baca juga: Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Sebelum diamankan, wanita paruh baya itu sempat mangkir dari dua kali pemanggilan.

"Setelah statusnya naik jadi tersangka, langsung kita amankan," kata Anton kepada wartawan saat konferensi pers di mapolres,  Rabu (2/12/2020).

Disebutkan, tersangka menjalankan bisnisnya dengan cara menghimpun dana dari masyarakat melalui sejumlah paket arisan yang ditawarkan. 

"Namun, saat pelaksanaannya tidak bisa memenuhi sesuai yang telah dijanjikan," ujar dia.

Baca juga: Bos Arisan Bodong Rp 9 M Ditetapkan Tersangka, Dijerat Pasal Berlapis

Akibatnya, para anggota arisan mengalami kerugian materi.

"Total kerugian berdasarkan LP (laporan polisi) mencapai Rp 9 miliar," ucap Anton.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka HA dijerat Pasal 372 dan 378 KUHPidana serta Undang-Undang Perbankan dengan ancaman pidana 7 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota arisan melaporkan HA alias A (46), pengelola sekaligus penanggung jawab arisan ke Polres Cianjur, Jawa Barat.

Pasalnya, beberapa paket arisan yang telah dijanjikan pihak terlapor tak kunjung terealisasi sampai tenggat waktu yang telah disepakati kedua belah pihak.

Baca juga: Bandar Arisan Online Kabur, Anggota Merugi hingga Rp 134 Juta

HA sendiri mengelola bisnis investasi dan berbagai paket arisan, seperti umrah, hewan kurban, alat elektronik, perabotan rumah tangga, kendaraan dan lainnya.

Jumlah anggota arisan yang dikelola HA sendiri ditenggarai mencapai ribuan orang, berasal dari berbagai kalangan dan dari berbagai daerah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
Sehari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Seorang Dokter Ditemukan Tewas

Sehari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Seorang Dokter Ditemukan Tewas

Regional
Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris yang Rencanakan Pengeboman di Aceh

Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris yang Rencanakan Pengeboman di Aceh

Regional
Kepala Bapenda Jateng Tavip Supriyanto Meninggal Dunia

Kepala Bapenda Jateng Tavip Supriyanto Meninggal Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X