Orang Tak Dikenal Serang Demonstran Penolak Rizieq Shihab di Makassar, 1 Orang Luka

Kompas.com - 02/12/2020, 09:17 WIB
Massa aksi tolak kedatangan Rizieq Shihab saat diserang oleh sekelompok orang tak dikenal di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Selasa (1/12/2020). Dok IstimewaMassa aksi tolak kedatangan Rizieq Shihab saat diserang oleh sekelompok orang tak dikenal di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Selasa (1/12/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Penyidik Polda Sulsel kini menyelidiki terkait penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal terhadap demonstran penolak rencana kedatangan Rizieq Shihab di Makassar, Selasa (1/12/2020).

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan, dalam penyerangan tersebut, ada satu demonstran yang terluka dari serangan tersebut.

Kini, kata Ibrahim, polisi sedang mengejar pelaku penyerangan.

"Akan kita lidik dan proses karena memang ada korbannya yang terkena panah," ujar Ibrahim kepada Kompas.com, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: Demonstran Penolak Rizieq Shihab di Makassar Diserang Orang Tak Dikenal

Sementara itu Plt DPW FPI Makassar Firdaus menyebut penyerangan yang terjadi terhadap massa aksi di depan Monumen Mandala Makassar itu tidak ada kaitannya dengan Front Pembela Islam.

Firdaus sendiri mengaku baru tahu kejadian penyerangan tersebut setelah melihat video yang viral di media sosial.

"Saya yakin yang mengadakan pembubaran bukan dari FPI karena kalau dari FPI pasti sudah ada musyawarah untuk itu namun kemudian jika FPI pasti mereka akan menggunakan uniform FPI," ujar Firdaus.

Sebelumnya diberitakan unjuk rasa yang menolak rencana kedatangan Rizieq Shihab yang berlangsung di depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Selasa (1/12/2020) diwarnai penyerangan oleh sekelompok orang tak dikenal.

Baca juga: Tak Dapat Izin Polisi, Debat Kandidat Pilkada Makassar Kembali Digelar di Jakarta

Demo menolak kedatangan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) di Sulawesi Selatan itu awalnya digelar oleh beberapa aliansi organisasi yang mengatasnamakan Masyarakat Sulawesi Selatan.

Dalam video berdurasi 1 menit 30 detik terlihat demonstran diserang oleh sekelompok orang tak dikenal saat sedang berorasi disertai pembentangan spanduk menolak kedatangan Rizieq.

Di video lain yang berdurasi 31 detik, penyerang bahkan membawa senjata tajam berupa panah untuk dilemparkan ke arah peserta aksi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bakamla RI Menangkap 2 Kapal Tanker Berbendera Asing

Bakamla RI Menangkap 2 Kapal Tanker Berbendera Asing

Regional
Heboh Dentuman Misterius di Bali, Kesaksian Nelayan, Sinyal 20 Detik hingga Benda Bersinar di Langit

Heboh Dentuman Misterius di Bali, Kesaksian Nelayan, Sinyal 20 Detik hingga Benda Bersinar di Langit

Regional
Ratusan Warga Rohingya Kabur dari Aceh, Tersisa 112 Orang

Ratusan Warga Rohingya Kabur dari Aceh, Tersisa 112 Orang

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Pelaku Sakit Hati Tak Dibayar

Polisi Tangkap Pria yang Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Pelaku Sakit Hati Tak Dibayar

Regional
Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Regional
Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Regional
Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Regional
Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Regional
Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X