Sidang Lanjutan Konser Dangdut Tegal, Jaksa Hadirkan 8 Saksi, 6 di Antaranya Polisi

Kompas.com - 02/12/2020, 06:45 WIB
Sejumlah saksi dihadirkan dalam lanjutan sidang konser dangdut dengan terdakwa Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo di Pengadilan Negeri Tegal, Selasa (1/12/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiSejumlah saksi dihadirkan dalam lanjutan sidang konser dangdut dengan terdakwa Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo di Pengadilan Negeri Tegal, Selasa (1/12/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Pengadilan Negeri (PN) Tegal menggelar sidang lanjutan kasus konser dangdut dengan terdakwa Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo.

Sidang kali ini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU), Selasa (1/12/2020)

Ketiga jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tegal Indra Abdi Perkasa, Widya Hari Sutanto, dan Yoanes Kardinto menghadirkan delapan orang saksi.

Dari delapan saksi tersebut, 6 orang di antaranya anggota Polri.

Saksi pelapor yang juga anggota Polres Tegal Kota, Bripda Jimy mengaku mengetahui akan ada konser dangdut yang bakal digelar 23 September di lapangan Kecamatan Tegal Selatan.

"Saya tahu dari medsos, yang posternya akan ada orkes, bu hakim," kata Jimy di hadapan majelis hakim yang diketuai Toetik Ernawati dengan dua anggota Puloko Hutagalung dan Fatarony.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Selanjutnya, kata Jimy, saat sedang patroli sekitar pukul 21.00 WIB, dirinya melihat adanya pelanggaran protokol kesehatan di konser dangdut itu.

Jimy kemudian melaporkan ke atasannya yakni Kasat Reskrim Polres Tegal Kota.

"Informasi saya lanjutkan ke atasan dan diminta untuk koordinasi dengan Polsek Tegal Selatan," ujarnya.

Sementara saksi mantan Kapolsek Tegal Selatan Kompol Juharno, di hadapan hakim mengakui sempat memberikan izin, namun hanya sebatas organ tunggal dan pengajian.

"Izinnya organ tunggal dan pengajian bu hakim," kata Kompol Juharno.

Baca juga: Sidang Perdana Kasus Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal Didakwa Pasal Berlapis

Karena tidak sesuai izin, dirinya memerintahkan anggotanya untuk memberitahu penyelenggara bahwa izinnya telah dicabut.

Selain itu, pihaknya juga meminta konser dangdut dihentikan.

Namun, kata Juharno, terdakwa saat itu mengatakan acara dangdut tidak bisa dihentikan karena sudah terlanjur banyak tamu.

Wasmad juga menyatakan siap menanggung konsekuensinya tanpa melibatkan aparat kepolisian dan TNI.

"Informasi dari anggota, acara tidak bisa dibubarkan. Anggota yang melakukan pengamanan saya tarik, namun tetap dipantau," imbuh Juharno.

Sedangkan saksi-saksi anggota Polri lainnya yang dihadirkan juga membenarkan apa yang disampaikan Juharno.

Sementara itu, terdakwa Wasmad Edi Susilo usai sidang mengatakan, keterangan saksi-saksi yang dihadirkan JPU nantinya akan diklarifikasi.

Pernyataan klarifikasi akan disampaikan dirinya ketika nanti dimintai keterangan oleh majelis hakim pada sidang mendatang.

"Akan diklarifikasi saat saya diminta keterangan," kata Wasmad.

Seperti diketahui, Wakil Ketua DPRD Wasmad Edi Susilo ditetapkan tersangka oleh penyidik Polri usai menggelar hajatan pernikahan dan khitanan anaknya dengan hiburan konser dangdut yang mengundang ribuan penonton pada 23 September 2020.

Jaksa penuntut umum (JPU) mendakwa Wasmad dengan pasal berlapis.

Pertama, dengan Pasal 93 Undang-undang (UU) Republik Indonesia No. 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Kedua, didakwa Pasal 216 ayat (1) KUHP karena dianggap tidak mengindahkan dan tidak memenuhi permintaan polisi dan memilih tetap melanjutkan konser dangdut.

Wasmad dianggap tidak mendukung dan mematuhi imbauan terhadap upaya pemerintah dalam pencegahan dan memutus rantai penularan Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.