8 Tahun Sutarman Dipasung di Rumah Papan, Kakinya Terikat Rantai

Kompas.com - 02/12/2020, 06:35 WIB
Sutarman, ODGJ yang kaki kirinya diikat rantai dililitkan di tiang rumahnya Desa Bawu, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (1/12/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANISutarman, ODGJ yang kaki kirinya diikat rantai dililitkan di tiang rumahnya Desa Bawu, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (1/12/2020).

Sutarman mengalami gangguan jiwa sudah sekitar 40 tahun, tepatnya sejak masih berusia muda. Sebelum dirawat Sulomo, Sutarman pernah tinggal di rumah saudaranya di Klewor.

"Di sini (Desa Bawu) sekitar 30 tahun. Dulunya tidak apa-apa. Baru delapan tahun diikat karena suka ngamuk dan pergi," terang dia.

Sulomo mengaku sudah empat kali membawa adiknya berobat ke Rumah Sakit Jiwa Daerah Solo. Sutarman juga pernah dibawa ke orang pintar.

Bahkan, kata Sulomo, ayahnya sampai menjual tanah untuk pengobatan adiknya tersebut. Namun, tetap saja tidak ada tanda-tanda kesembuhan pada Sutarman.

"Karena tidak ada perubahan terus mau tidak mau ya dirawat semampunya di rumah. Pernah mau dibawa lagi ke Solo (Rumah Sakit Jiwa), tapi saya tidak mau," ungkap Sulomo.

Baca juga: Ingin Hidup Mandiri, Puluhan Mantan ODGJ Bercocok Tanam hingga Membatik

Dokter spesialis jiwa RSUD Kecamatan Simo, Ismail Salahudin mengatakan ODGJ yang dipasung mempunyai hak sama dengan orang normal, yaitu hidup bebas.

"Tapi karena ada suatu gangguan, ada suatu permasalahan sehingga keluarga ataupun penduduk sekitar merasa takut atau merasa terganggu kalau tidak dipasung," kata dia.

Oleh karena itu, lanjut Ismail, pemerintah melalui Dinas Kesehatan berusaha ODGJ yang dipasung bisa berangsur membaik dengan adanya pengobatan.

Pengobatan ini dilakukan secara terpadu dan menyeluruh sehingga ODGJ yang dipasung bisa bebas dan menikmati kehidupan seperti orang normal.

"Jadi, dia bisa normal kembali duduk bersama orangtuanya," terangnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X