Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, RS Rujukan Covid-19 di Boyolali DItambah

Kompas.com - 02/12/2020, 06:23 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Boyolali, Ratri S Survivalina di sela meninjau kesiapan RSUD Waras Wiris sebagai rujukan Covid-19, Selasa (1/12/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Boyolali, Ratri S Survivalina di sela meninjau kesiapan RSUD Waras Wiris sebagai rujukan Covid-19, Selasa (1/12/2020).

BOYOLALI, KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waras Wiris Boyolali, Jawa Tengah, akan dioperasikan sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 sebelum libur cuti bersama Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Rumah sakit berlokasi di Kecamatan Andong ini dapat menampung sebanyak 16 pasien positif Covid-19, baik kategori sedang maupun berat.

"RSUD Waras Wiris rencana untuk persiapan penanganan Covid-19 akan kita buat sebagai bangsal baru khusus menangani kasus Covid-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Boyolali, Ratri S Survivalina di sela meninjau kesiapan rumah sakit tersebut, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: Benteng Vastenburg Solo Dijadikan Lokasi Karantina Pemudik, Gunakan Tenda TNI hingga Imbauan Wali Kota

Dia mengatakan ada delapan kamar yang disiapkan untuk pasien Covid-19 berada di Bangsal Eidelweis. Masing-masing kamar terdapat dua tempat tidur.

Adapun penambahan rumah sakit rujukan Covid-19 sebagai antisipasi terjadinya lonjakan kasus pada libur cuti bersama Natal dan Tahun Baru.

"Sekarang mulai ada kecenderungan jumlah kasus itu meningkat. Dan meningkatnya terutama di kondisi sedang sampai berat," kata Ratri.

Terlebih lagi, Ratri menyebut, penambahan RSUD Waras Wiris sebagai rujukan Covid-19 juga karena Ruang Brotowali 1 RSUD Pandanarang dan Ruang Brotowali 2 RS Darurat Covid-19 sudah hampir penuh.

Baca juga: Perbaikan Jembatan Penggaron Picu Kemacetan di Tol Semarang-Solo

Disebutkan Ratri, Ruang Brotowali 1 yang memiliki kapasitas sebanyak 20 tempat tidur sudah terisi oleh pasien Covid-19.

Sedangkan, Ruang Brotowali 2 yang memiliki kapasitas sebanyak 100 tempat tidur sekarang sudah terisi sekitar 80 persen pasien terpapar Covid-19.

"Jadi, tinggal sisa 20 tempat tidur," kata Ratri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X