5 Fakta Rumah Mahfud MD Didemo Massa, Diduga Terkait Rizieq Shihab hingga Ibunda Diungsikan

Kompas.com - 02/12/2020, 05:51 WIB
Rumah Menkopolhukam Mahfud MD di Pamekasan didemo ratusan warga, Selasa (1/12/2020). KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMANRumah Menkopolhukam Mahfud MD di Pamekasan didemo ratusan warga, Selasa (1/12/2020).

KOMPAS.com - Rumah Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Pamekasan digeruduk massa, Selasa (1/12/2020).

Mereka berdemonstrasi, berteriak hingga memberikan ancaman.

Hal tersebut diduga berkaitan dengan dukungan massa terhadap pimpinan FPI Rizieq Shihab.

Kejadian itu membuat ibunda Mahfud MD trauma dan harus diungsikan ke tempat lain.

Baca juga: Rumah Mahfud MD yang Didemo Ratusan Orang Biasanya Ditempati Sang Ibunda

1. Diduga terkait Rizieq Shihab

Mahfud MD bersama gubernur NTB Zulkieflimansayah di Gedung  Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTBHumas Pemprov NTB Mahfud MD bersama gubernur NTB Zulkieflimansayah di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB
Peristiwa terjadi pada Selasa (1/11/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut, massa sebelumnya mengikuti aksi unjuk rasa di Mapolres Pamekasan.

Aksi tersebut berkaitan dengan pemanggilan Rizieq Shihab oleh polisi.

Dari Mapolres Pamekasan, mereka melewati rumah Mahfud MD dan melakukan aksi itu.

"Isu yang diusung dalam aksi terkait pemanggilan Rizieq Syihab ke Polda Metro Jaya," terang Trunoyudo.

Baca juga: Rumah Mahfud MD Didemo, Polisi: Hanya 5 Menit, Tidak Ada Kerusakan

 

Anggota Polres Pamekasan menjaga rumah Mahfud MD di Jl. Dirgahayu Kelurahan Bugih, setelah diunjuk rasa ratusan massa, Selasa (1/12/2020).KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMAN Anggota Polres Pamekasan menjaga rumah Mahfud MD di Jl. Dirgahayu Kelurahan Bugih, setelah diunjuk rasa ratusan massa, Selasa (1/12/2020).
2. Ratusan orang, pagar didorong

Massa datang ke Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan dengan jalan kaki, menggunakan sepeda motor, mobil hingga mobil bak terbuka.

Menurut warga, jumlah peserta aksi bisa mencapai 200 orang.

Sampai di depan rumah Mahfud MD, massa yang mengenakan sarung, kopiah dan sorban itu meminta Mahfud MD keluar.

Beberapa demonstran tampak mendorong pagar, namun ada pula yang mengingatkan agar tidak membuat kerusakan.

"Kalau sama-sama orang Madura, Mahfud tolong keluar. Jangan ngumpet dan temui kami," teriak salah satu peserta aksi di depan rumah.

Baca juga: Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara


3. Ancaman dibakar

Keponakan Mahfud MD, Syaiful Hidayat, mengatakan ada ancaman membakar rumah dalam aksi massa tersebut.

Rumah mereka akan dibakar jika Rizieq dipenjara.

Mereka diduga marah dengan Mahfud yang sempat memberikan pernyataan terkait kasus Rizieq Shihab.

"Massa beringas. Mereka mengancam akan membakar rumah jika Rizieq Shihab dipenjara," kata pria yang akrab disapa Yayak itu, saat dihubungi, Selasa (1/12/2020).

Menurut Yayak, para pendemo tersebut salah sasaran.

"Mereka mungkin marah ke Mahfud MD. Tapi yang mereka demo salah sasaran, karena di dalam rumah itu orangtua semua," kata Yayak.

Baca juga: Ratusan Orang Demo Rumah Mahfud MD di Pamekasan, Tetangga: Takut Ada Keributan

 

Ilustrasishutterstock Ilustrasi
4. Ibunda trauma dan diungsikan

Saat aksi berlangsung, ibunda Mahfud, Khadidjah sedang berada di dalam rumah bersama perawat dan pembantu.

Yayak mengatakan Khadidjah langsung diungsikan ke tempat anak-anaknya berdasarkan petunjuk Mahfud.

"Setelah Mahfud MD telepon, kami para keponakan dan saudara Mahfud MD musyawarah mau ditempatkan di mana yang aman," ujar Syaiful Hidayat.

Ibunda Mahfud mengalami trauma setelah didemo massa, sehingga untuk sementara tidak akan tinggal rumah tersebut.

"Yang penting saat ini ibunda Mahfud MD diselamatkan dulu karena trauma," imbuh Yayak.

Baca juga: Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

5. Berlangsung 5 menit, tak ada kerusakan

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan aksi tersebut berlangsung hanya sekitar lima menit.

Tak ada kerusakan akibat aksi demonstrasi tersebut.

"Aksi demonstrasi hanya berlangsung sekitar 5 menit, setelah kami imbau massa kembali naik kendaraan dan pergi," kata Trunoyudo Selasa sore.

"Tidak ada kerusakan ataupun korban jiwa, keadaan kembali kondusif," terang dia.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Taufiqurrahman, Achmad Faizal | Editor : Robertus Belarminus, Dheri Agriesta)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Regional
325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

Regional
Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Budi dan Yudi Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Cerita Budi dan Yudi Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Regional
5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

Regional
Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Regional
Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Regional
Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Regional
Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Regional
Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Regional
Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Regional
Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Regional
Jadi Wali Kota Medan, Bobby Nasution: Kita Buang Semua Ego agar Dapat Berkolaborasi

Jadi Wali Kota Medan, Bobby Nasution: Kita Buang Semua Ego agar Dapat Berkolaborasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X