Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Kompas.com - 01/12/2020, 21:18 WIB
Anggota Polres Pamekasan menjaga rumah Mahfud MD di Jl. Dirgahayu Kelurahan Bugih, setelah diunjuk rasa ratusan massa, Selasa (1/12/2020). KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMANAnggota Polres Pamekasan menjaga rumah Mahfud MD di Jl. Dirgahayu Kelurahan Bugih, setelah diunjuk rasa ratusan massa, Selasa (1/12/2020).

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Pasca aksi unjuk rasa ratusan massa ke rumah Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, yang ditempati ibunya, Khadidjah di Kelurahan Bugih, Pamekasan, Selasa (1/12/2020), rumah tersebut langsung dikosongkan.

Khadijah langsung dipindah ke tempat yang aman dari ancaman.

Syaiful Hidayat, keponakan Mahfud MD saat dihubungi melalui telpon seluler mengatakan, Khadidjah langsung dievakuasi ke rumah anak-anaknya yang lain untuk mencegah adanya ancaman yang lebih serius lagi.

Mahfud MD langsung menghubungi Syaiful Hidayat agar ibunya segera diamankan.

Baca juga: Rumah Mahfud MD Didemo, Polisi: Hanya 5 Menit, Tidak Ada Kerusakan

"Setelah Mahfud MD telepon, kami para keponakan dan saudara Mahfud MD musyawarah mau ditempatkan di mana yang aman," ujar Syaiful Hidayat.

Pria yang akrab disapa Yayak ini menambahkan, beberapa alternatif tempat tinggal sementara ibu Mahfud MD di antaranya di rumah Yayak di Pamekasan, di rumah asal Mahfud MD di wilayah Kecamatan Pegantenan, atau di Surabaya.

Namun, sampai sekarang masih belum diputuskan.

"Yang penting saat ini ibunda Mahfud MD diselamatkan dulu karena trauma," imbuh Yayak.

Yayak yang juga dokter spesialis penyakit dalam ini mengungkapkan, pada saat kejadian, di dalam rumah Mahfud MD ada 4 orang yakni ibu Mahfud MD, ibu kandung Yayak, pembantu dan perawat.

Keempat orang itu mengaku ketakutan karena massa di luar pagar terdengar beringas.

Pagar besi hendak dirobohkan. Bahkan, rumah itu diancam akan dibakar.

"Penghuni rumah ketakutan. Massa beringas. Mereka mengancam akan membakar rumah jika Rizieq Shihab dipenjara," kata Yayak.

Massa yang aksi ke rumah Mahfud MD, kata Yayak, merupakan massa yang sebelumnya berunjuk rasa ke Polres Pamekasan, yang meminta agar polisi tidak menangkap Rizieq Shihab.

Baca juga: Rumah Mahfud MD yang Didemo Ratusan Orang Biasanya Ditempati Sang Ibunda

Dalam perjalanan pulang, mereka melanjutkan unjuk rasa ke rumah Mahfud MD.

Mereka marah dan merasa tersinggung atas beberapa pernyataan Mahfud MD tentang Rizieq Shihab.

"Mereka mungkin marah ke Mahfud MD. Tapi yang mereka demo salah sasaran, karena di dalam rumah itu orangtua semua," ujar Yayak. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Seorang Pria Ditodong Pistol Mainan Usai Antar Pacar, Ponsel dan Uang Raib, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Pria Ditodong Pistol Mainan Usai Antar Pacar, Ponsel dan Uang Raib, Pelaku Ditangkap

Regional
Mumpung Harga Cabai Rawit Rp 90.000 Per Kg, Petani Beramai-ramai Memanen meski Belum Matang

Mumpung Harga Cabai Rawit Rp 90.000 Per Kg, Petani Beramai-ramai Memanen meski Belum Matang

Regional
5 Pasang Kepala Daerah di Kalsel Akan Dilantik secara Tatap Muka

5 Pasang Kepala Daerah di Kalsel Akan Dilantik secara Tatap Muka

Regional
Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Regional
Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Regional
Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Regional
Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Regional
Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

Regional
Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Regional
Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Regional
Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Regional
Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X