Rantai Penularan Klaster Dukcapil Kulon Progo Sulit Diputus, Ada 108 Kasus Positif Covid-19

Kompas.com - 01/12/2020, 19:44 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati. KOMPAS.COM/DANI JULIUSJuru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati.

KULON PROGO, KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih berjuang memutus rantai penularan Covid-19 dalam klaster perkantoran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Positif Covid-19 di klaster ini sudah menembus 108 kasus.

Penularan masih belum selesai dilacak karena terus meluas sampai ring (generasi) keempat atau kerabat jauh dari keluarga kasus positif yang ada. Bahkan juga tetangga.

Kasusnya masih berpeluang terus bertambah.

“Masih (akan) ada perkembangan. Bahkan kita sudah sampai ring keempat yakni saudara jauh atau terjauh,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati di Pemkab Kulon Progo, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

Kasus Dukcapil muncul sejak 11 November 2020 lalu, setelah seorang pegawai merasa gejala mengarah Covid-19. Hasil uji swab muncul di 12 November 2020 menunjukkan ia positif Covid-19.

Sehari kemudian, seorang pegawai juga positif Covid-19. Seluruh pegawai lantas di-swab dalam kondisi sebagian sudah menunjukkan gejala sakit.

Hal ini menyebabkan penutupan Dukcapil, menyusul kemudian beberapa kantor kedinasan, kapanewon maupun kalurahan. Penutupan ada yang menyeluruh maupun sebagian.

Penyelidikan epidemiologi digalakkan, bahkan hingga hari ini. Alhasil sementara, 31 pegawai Dukcapil positif Covid-19, juga 12 pegawai di luar Dukcapil, dan 65 anggota keluarga mereka.

Jumlah penderita masih berkembang seiring dengan penambahan kasus dengan riwayat lain. Klaster ini belum bisa dikendalikan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X