SOROT POLITIK

Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Kompas.com - 01/12/2020, 16:01 WIB
Calon Wabup Karawang Aep Syaepuloh saat menghadiri Deklarasi Dukungan Alim Ulama, Habaib, Pimpinan Ponpes, Hamida dan Alumni Cipasung, Minggu (29/11/2020).
DOK. IstimewaCalon Wabup Karawang Aep Syaepuloh saat menghadiri Deklarasi Dukungan Alim Ulama, Habaib, Pimpinan Ponpes, Hamida dan Alumni Cipasung, Minggu (29/11/2020).

KOMPAS.com – Calon Wakil Bupati (Wabup) Karawang Nomor Urut 2 Aep Syaepuloh mengungkapkan pengalamannya belajar hidup mandiri saat mondok di Pesantren Cipasung.

"Alhamdulillah, nambah kedewasaan. Punya bekal berdikari dari Pondak Pesantren (Ponpes) Cipasung," ujar Aep, seperti dalam keterangan tertulisnya yang Kompas.com terima, Selasa (01/12/2020).

Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri Deklarasi Dukungan Alim Ulama, Habaib, Pimpinan Ponpes, Hamida dan Alumni Cipasung, Minggu (29/11/2020).

Aep yang terbiasa hidup dengan orangtua pun mengakau mau tak mau harus hidup mandiri. Dari kegiatan memasak sampai mencuci baju pun sendiri.

Baca juga: Berburu Swing Voters di Detik Terakhir Pilkada Karawang

" Belajar mandiri, seperti nyuci baju sendiri di kali," ujar Aep, seraya mengungkap kenangannya.

Selain itu, lanjut Aep, mondok mengajarkan dirinya untuk berlatih sabar saat menunggu kiriman uang.

Pasangan petahana Cellica Nurrachadiana dalam Pemilihan kepala daerah ( Pilkada) Karawang 2020 itu mengatakan, selama belajar di Ponpes Cipasung, kebersamaan dengan santri lain sangat kental.

" Kebersamaan itu menjadi kenangan tersendiri bagi saya. Santri mah selalu hidup dengan kebersamaan sama temen-temen. Suka seteng-seteng (setengah-setengah) lah ya," kata Aep.

Baca juga: Paslon Cellica-Aep Siapkan Program Keagamaan untuk Kabupaten Karawang

Disisi lain, Aep pun bersyukur tetap dianggap santri Ponpes Cipasung meski hanya belajar dari tahun 1991 hingga 1992. Apalagi, sejumlah alumni Cipasung turut mendukungnya maju di Pilkada Karawang.

Pada kesempatan yang sama, Sesepuh Ponpes Cipasung Ubaidillah Ruhiat mengungkapkan, siapa pun yang pernah belajar di pesantrennya, meski sebentar, tetap dianggap sebagai santri.

Baca juga: Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Ubaidillah mengaku tak membeda-bedakan Santri dengan masa mondok sebentar dan yang lama.

"Jangankan satu hari, datang belajar ke sini sudah dianggap alumni Cipasung. Kami tidak membedakan yang lama atau baru," ujar Ubaidillah.

Dalam kesempatan itu, Ubaidillah menanyakan pula perihal saat Aep nyantri di Ponpes Cipasung. Pertanyaan tersebut seputar kebiasaan Aep dan tinggal di asrama apa.

Baca juga: Begini Cara Paslon Cellica-Aep Atasi Masalah Ketenagakerjaan di Karawang

"Dia jawab kalau tinggal di asrama Selamet," ucap Ubaidillah.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X