RS Penuh, Kapasitas Ruang Isolasi di Banyumas Ditambah hingga 400 Tempat Tidur

Kompas.com - 01/12/2020, 14:40 WIB
Rumah karantina pasien Covid-19 di Wisma Wijayakusuma Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINRumah karantina pasien Covid-19 di Wisma Wijayakusuma Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Sejumlah rumah sakit di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menambah tempat tidur di ruang isolasi pasien Covid-19.

Pasalnya tempat tidur ruang isolasi telah penuh akibat meningkatnya jumlah pasien Covid-19 sejak beberapa waktu terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto mengatakan, telah berkoordinasi dengan 10 rumah sakit di Banyumas untuk menambah tempat tidur ruang isolasi.

"Kami sudah koordinasi dengan rumah sakit untuk dibantu menambah tempat isolasi. Sekarang sudah ada 400 tempat tidur untuk isolasi," kata Sadiyanto saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: Spanduk Ajakan Taati Protokol Kesehatan Diturunkan, Seniman di Banyumas Protes

Namun, kata Sadiyanto, tempat tidur yang tersedia di rumah sakit tidak hanya digunakan untuk pasien dari wilayah Kabupaten Banyumas.

"Masalahnya yang memanfaatkan tempat tidur di rumah sakit bukan hanya warga Banyumas saja, tapi ada juga dari Purbalingga, Cilacap, dan lainnya," jelas Sadiyanto.

Lebih lanjut Sadiyanto mengatakan, hingga Senin (30/11/2020) 22.00 WIB tercatat 2.057 kasus terkonfirmasi Covid-19.

Rinciannya, 1.136 orang sembuh, 78 orang meninggal dunia dan sisanya masih menjalani perawatan di rumah sakit, rumah karantina dan karantina mandiri.

Terkait banyaknya kasus aktif, kata Sadiyanto, Pemkab juga telah menambah rumah karantina dari tiga menjadi empat lokasi yang seluruhnya berada di kawasan wisata Baturraden.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Bupati Banyumas: Semua RS Penuh

Yaitu Balai Diklat, Pondom Slamet, Wisma Wijayakusuma dan yang terakhir Hotel Rosenda.

Diberitakan sebelumnya, tempat tidur ruang isolasi pasien Covid-19 di seluruh rumah sakit di Kabupaten Banyumas telah penuh.

"Di Banyumas tempat tidur sampai dengan sekarang tidak ada, nol. Rumah sakit semuanya penuh," kata Bupati Banyumas Achmad Husein di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (30/11/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nur, Mantan Pegawai BCA Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Regional
Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Regional
Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Regional
Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X