Setelah Dusun Semilir, Pemkab Semarang Incar Tempat Wisata Lain Pelanggar Protokol Kesehatan

Kompas.com - 01/12/2020, 12:34 WIB
Tangkapan layar penghentian kegiatan Dusun Semilir KOMPAS.com/ISTTangkapan layar penghentian kegiatan Dusun Semilir

UNGARAN, KOMPAS.com - Setelah penghentian operasional Obyek Wisata Dusun Semilir pada Minggu (29/11/2020), Pemerintah Kabupaten Semarang mulai mengevaluasi tempat wisata yang telah melayani pengunjung.

Evaluasi tersebut menyangkut penerapan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 di tempat wisata.

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Sukendro mengatakan saat ini terjadi penambahan kasus Covid-19 secara signifikan.

Baca juga: Soal Ditutupnya Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang, Nekat Langgar Protokol Kesehatan Meski Sudah Diperingatkan

"Kita evaluasi penerapan protokol kesehatan maupun SOP pencegahan Covid-19, oleh semua pengelola wisata di Kabupaten Semarang," jelasnya, Selasa (1/12/2020).

Sukendro mengatakan tidak ada tebang pilih dalam pemberian sanksi bagi pelanggaran terhadap penerapan protokol kesehatan di tempat wisata yang ada di Kabupaten Semarang.

"Terkait dengan pelanggaran protokol kesehatan dan SOP pencegahan Covid-19 ini, satgas tidak bicara kasus per kasus, namun berlaku secara keseluruhan. Sehingga sanksi atas ketentuan Perbup No.65 Tahun 2020 juga harus ditegakkan jika ada pengelola wisata lainnya yang melanggar," jelasnya.

Tim gabungana menghentikan operasional Objek Wisata Dusun Semilir.KOMPAS.com/IST Tim gabungana menghentikan operasional Objek Wisata Dusun Semilir.

Dikatakan, Satgas Covid-19 Kabupaten Semarang mendapat laporan terkait pelanggaran protokol kesehatan di tempat wisata.

"Disinyalir ada juga pelanggaran, tapi kalau ditegur bisa diperbaiki ya itu lebih baik. Persoalan disiplin dan kepatuhan pengelola dalam menerapkan protokol kesehatan inilah inilah yang akan kita perbaiki bersama- sama," ungkap Sukendro.

Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, Operasional Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang Dihentikan

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Semarang Tajudin Noor mengungkapkan tindak tegas diambil jika ada pelanggaran protokol kesehatan di tempat wisata.

"Untuk Satpol PP dan tim gabungan mengambil tindakan setelah ada rekomendasi dari Satgas. Tindakan diambil untuk mencegah penyebaran Covid-19," ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X