Benteng Vastenburg Solo Dijadikan Lokasi Karantina Pemudik, Gunakan Tenda TNI hingga Imbauan Wali Kota

Kompas.com - 01/12/2020, 10:22 WIB
Bentang Vastenburg Solo, Jawa Tengah akan dijadikan rumah karantina bagi pemudik yang nekat pulang pada libur panjang akhir tahun 2020, Senin (30/11/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIBentang Vastenburg Solo, Jawa Tengah akan dijadikan rumah karantina bagi pemudik yang nekat pulang pada libur panjang akhir tahun 2020, Senin (30/11/2020).

KOMPAS.com- Pemkot Solo akan mengaktifkan kembali rumah karantina untuk pemudik pada akhir tahun nanti.

Pemudik yang masuk ke Kota Solo bakal dikarantina oleh Pemkot Solo selama 14 hari.

Tak seperti saat mudik lebaran kemarin, kini rumah karantina ditempatkan di Benteng Vastenburg.

Baca juga: Nekat Mudik ke Solo Saat Libur Panjang, Siap-siap Dikarantina 14 Hari di Benteng Vastenburg

Pinjam tenda TNI

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan, Benteng Vastenburg akan dilengkapi dengan barak dari TNI.

Sebab benteng peninggalan Belanda itu sudah tidak memiliki bangunan, melainkan hanya tersisa tembok dan tanah lapang.

Benteng Vastenburg dianggap sebagai tempat yang paling tepat untuk menampung para pemudik.

"Nanti kita koordinasi dengan Muspida pinjam tendanya TNI itu dipasang di sana. Karena kita tidak punya tempat yang besar," kata kata Rudy di Solo, Jawa Tengah, Senin (30/11/2020).

Baca juga: Cerita Serka Silvi Tinggalkan 2 Anak Balita demi Misi PBB ke Lebanon: Berat tapi Saya Tegarkan Hati

 

IlustrasiSHUTTERSTOCK Ilustrasi
Tak ada tempat lain

Saat mudik lebaran, pemudik ditempatkan di tiga lokasi, yaitu Graha Wisata Niaga, Ndalem Joyokusuman dan Ndalem Priyosuhartan.

Namun ketiga lokasi itu sudah digunakan untuk kepentingan lain.

Seperti di Graha Wisata Niaga dan Ndalem Joyokusuman, kini digunakan untuk tempat menginap anggota Brimob Polda Jateng yang bertugas di Solo.

"Nanti kalau Natal, libur panjang ini Pemkot tidak bisa menyediakan rumah karantina semewah kemarin. Karena Graha Wisata dipakai asrama Brimob. Di Ndalem Joyokusuman juga dipakai, nanti dengan sangat terpaksa ya kalau ada yang mudik kita buatkan tenda di Benteng Vastenburg sana," ujarnya.

Baca juga: Sederet Fakta Tabrakan Maut Tol Cipali, Tewaskan 10 Orang hingga Cerita Keluarga Korban

Imbau tak usah mudik

Rudy juga mengimbau agar tidak mudik selama Covid-19 belum mereda.

Dia juga akan melibatkan relawan Jogo Tonggo untuk mengawasi adanya pendatang di kawasan mereka.

Jika ditemukan pendatang, relawan Jogo Tonggo akan melaporkannya kepada Gugus Tugas COVID-19 Solo.

"Posko ini segera saya dirikan. Nanti kalau ada pendatang dari luar kota kita jemput dibawa ke tenda karantina," kata Rudy.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor: Khairina)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X