Cerita Mulyadi Tahu Anaknya Tewas Kecelakaan dari Media Sosial Setelah 11 Hari Pergi dari Rumah

Kompas.com - 01/12/2020, 08:45 WIB
FOTO KORBAN—Keluarga menunjukkan foto-foto korban yang tersebar di media sosial pasca meninggal di tabrak truk tangki pertamina pengangkut bahan bakar minyak di Mapolres Madiun, Senin (30/11/2020). KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIFOTO KORBAN—Keluarga menunjukkan foto-foto korban yang tersebar di media sosial pasca meninggal di tabrak truk tangki pertamina pengangkut bahan bakar minyak di Mapolres Madiun, Senin (30/11/2020).

KOMPAS.com - Mulyadi tak pernah menyangka menerima kabar duka kepergian anaknya lewat media sosial. Ia bahkan tak bisa melihat jasad anaknya untuk terakhir kalinya.

Anaknya, Rizal Nur Efendi (16), merupakan korban kecelakaan di Jalan Surabaya- Madiun Kilometer 153-154 pada Sabtu (21/11/2020).

Rizal tewas ditabrak truk tangki pengangkut bahan bakar minya (BBM) saat duduk bersila di tengah jalan.

Setelah mengetahui informasi di media sosial itu, Mulyadi yang berasal dari Sragen itu bergegas ke Madiun.

Tiba di Madiun, Mulyadi tak bisa melihat jenazah anaknya. Jasad Rizal telah dimakamkan petugas di wilayah Sambirejo.

Baca juga: Truk Pengangkut BBM Tabrak Pria Duduk Bersila di Jalan, Sopir Coba Hilangkan Jejak

"Korban itu anak saya. Namanya Rizal Nur Efendi yang kini berusia 16 tahun. Anak saya masih sekolah kelas dua SMK Sukawati Sragen,” kata Mulyadi kepada Kompas.com, Senin (30/11/2020).

Dari wajah dan bekas luka

Mulyadi mengetahui anaknya menjadi korban kecelakaan pada Rabu (25/11/2020), sekitar empat hari setelah peristiwa itu.

Saat itu, salah satu saudaranya menunjukkan foto korban yang beredar di media sosial. Terlihat kemiripan wajah foto korban dan anaknya.

Selain itu, keluarga melihat bekas luka jahitan di tangan kanan korban kecelakaan. Luka itu mirip dengan yang dimililiki Rizal.

Mulyadi membantah anaknya yang tewas ditabrak truk tangki pengangkut BBM itu mengalami gangguan jiwa. Anaknya dalam kondisi sehat jiwa dan raga.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X