3 Mahasiswa Aceh Aksi Mogok Makan Tuntut Isi MoU Helsinki Dituntaskan

Kompas.com - 30/11/2020, 22:47 WIB
Tiga mahasiswa yang menyebut dirinya Aneuk Muda Menggugat (AMM) melakukan aksi mogok makan di halaman gedung DPRA menuntut eks pimpinan GAM dan Pemerintah RI menyempurnakan realisasi poin MoU Helsinki. ***** KOMPAS.COM/DASPRIANI Y. ZAMZAMITiga mahasiswa yang menyebut dirinya Aneuk Muda Menggugat (AMM) melakukan aksi mogok makan di halaman gedung DPRA menuntut eks pimpinan GAM dan Pemerintah RI menyempurnakan realisasi poin MoU Helsinki. *****

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Tiga mahasiswa yang menyebut dirinya Aneuk Muda Mengugat (AMM) menggelar aksi mogok makan di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA)

Mereka membentangkan spanduk dan poster menuntut eks pimpinan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menyelesaikan poin-poin kesepakatan damai Helsinki ( MoU Helsinki).

Awalnya mereka menggelar aksi di depan pintu gerbang masuk gedung DPR Aceh, Senin (30/11/2020). 

Saat itu bertepatan dengan Gelar Sidang Paripurna DPRA membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA).

Baca juga: Jokowi Minta Diberi Waktu Jawab Persoalan Perjanjian Helsinki-Aceh

Mengetahui adanya aksi ini, Ketua DPR Aceh Dahlan Jamaluddin pun menemui para pendemo dan membolehkan mereka masuk ke halaman gedung dewan.

Ketua DPR Aceh Dahlan Jamaluddin mengaku menghargai aksi yang digelar ketiga pemuda tersebut.

Dia menyebut menjaga perdamaian Aceh menjadi keharusan bagi semua pihak.

"Semua komponen baik pemangku kepentingan yang ada di Aceh maupun nasional dan seluruh rakyat Aceh memiliki kewajiban menjaga kehendak politik perdamaian sebagaimana tertuang dalam MoU Helsinki," sebut Dahlan Jamaluddin, Senin (30/11/2020).

Di halaman gedung dewan, para mahasiswa ini kemudian mendirikan tenda dan berniat bermalam di halaman gedung.

Koordinator aksi, Ichsan Kelda, mengatakan aksi mogok makan digelar untuk menuntut realisasi semua poin MoU Helsinki, dan eks pimpinan GAM tidak cuma diam terhadap perjanjian yang sudah diteken.

"Rencana memang kami akan maksimalkan setenaga kami. Meski telah berlalu 15 tahun silam, banyak poin kesepakatan damai belum terealisasi, seperti bagi hasil bumi, tapal batas, serta hal terkait identitas Aceh,” katanya.

Baca juga: Jika Terpilih, Sandiaga Berkomintmen Tak Ganggu Perda Syariat dan MoU Helsinki di Aceh

Hingga Senin malam, mahasiswa terus bertahan di halaman gedung DPR Aceh. Mereka mengancam tetap bertahan hingga tuntutannya dipenuhi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Regional
Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Regional
Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Regional
Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Regional
Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Regional
Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Regional
Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Regional
Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X